Indonesia Juara 1 Destinasi Ramah Muslim Dunia

Indonesia akhirnya bisa sejajar dengan Malaysia soal industri wisata halal.

Muhammad Ilman Nafi'an
| 9 April 2019 13:28

Dream - Menteri Pariwisata, Arief Yahya, bersyukur Indonesia akhirnya menempati peringkat 1 dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019 bersama Malaysia. Capaian ini akhirnya terwujud setelah ditargetkan sejak 2015 lalu.

" Alhamdulillah Indonesia menjadi yang pertama, ini kemenangan yang direncanakan," ujar Arief di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa 9 April 2019.

Arief menjelaskan progres pembangunan sektor wisata halal di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Posisi Indonesia pada GMTI terus naik.

 Wisata Halal Danau Toba

Danau Toba (Foto: Shutterstock.com)

Pada 2015, Indonesia menempati urutan keenam dalam GMTI. Setahun kemudian, Indonesia berada di urutan keempat.

Posisi ketiga ditempati Indonesia pada 2017. Sedangkan pada 2018, Indonesia berada di urutan kedua di bawah Malaysia.

" Kita memang terbaik, kalau nggak menang jurinya salah," kelakar Arief disambut tawa hadirin.

 MUI: Pelaku Industri Wisata Halal Wajib Penuhi 6 Hal Ini

Mandalika Lombok (Foto: Shutterstock.com)

Penyusunan GMTI didasarkan pada empat kriteria yaitu akses, komunikasi, lingkungan dan layanan. Menurut Arief, target selanjutnya dari Kementerian Pariwisata yakni lebih meningkatkan kualitas dalam kriteria penilaian GMTI.

Arief mengaku puas dengan capaian ini. Menurut dia, menempati peringkat pertama merupakan cita-citanya saat dilantik menjadi Menteri Pariwisata.

" Pemimpin tidak akan pernah tidur sebelum menjadi yang terbaik. Indonesia memang layak menang," kata dia.

Selanjutnya :

Ini Tekad Arief Yahya Selama Jabat Menpar

Topik Terkait :

DEBAT CAPRES: Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan, Investasi, serta Industri Sesi 5

Jangan Lewatkan