Jadi Destinasi Paling Wajib Dikunjungi 2020, Generasi Muda NTT Berbenah

Kaum Muda NTT kini tengah menggenjot kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris.

Ahmad Baiquni
| 16 Januari 2020 09:10

Dream - Nusa Tenggara Timur dinobatkan sebagai " Best Value to Visit 2020" oleh Lonely Planet. Provinsi di kawasan tengah Indonesia ini merupakan rumah bagi pantai eksotis dan spot menyelam terbaik di dunia.

Penghargaan ini mendorong generasi muda untuk berbenah menyambut gelombang wisatawan. Mereka terus meningkatkan kemampuan agar siap menyambut perkembangan, terutama pada sektor wisata.

Aplikasi belajar bahasa asing secara online, Cakap, melalui program Dayamaya yang diinisiasi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo berkolaborasi dengan generasi muda NTT untuk meningkatkan kemampuan. Salah satunya kemahiran berbicara dalam Bahasa Inggris.

" Visi BAKTI adalah memeratakan infrastruktur telekomunikasi dan mengembangkan ekosistem bagi masyarakat di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) agar dapat mengembangkan SDM untuk Indonesia menuju digital nation. Salah satunya melalui program Dayamaya," ujar Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah Bakti Kominfo, Danny Januar, melalui keterangan tertulis diterima Dream.

 NTT

Saat ini, Cakap telah menggelar program kelas Bahasa Inggris online untuk 250 pelajar SMA di Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan belajar mengajar dijalankan dengan panduan dari guru Bahasa Inggris asing.

Level kegiatan masih tergolong Beginner. Para siswa sudah memiliki kemampuan Bahasa Inggris namun masih lemah dalam mengembangkan percakapan.

" Dengan semangat gotong royong bersama para stakeholder strategis, Cakap bersama BAKTI Kominfo melalui program Dayamaya ingin mendorong upaya kolaborasi lintas sektor bagi kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan," ujar CEO Cakap, Tomy Yunus.

 cakap

Tomy berharap riset yang digelar Cakap dapat meningkatkan kesadaran pemerintah daerah dan masyarakat tentang pentingnya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Kepala SMAN 1 Waingapu, Putu Gede, mengapresiasi hasil riset Cakap. Menurut dia, hasil riset tersebut sangat bermanfaat terutama bagi para pelajar dan guru.

" Harapannya semua pihak yang terlibat baik pemerintah maupun stakeholder lainnya dapat menindaklanjuti hasil tersebut, mau diapakan anak-anak dan guru-guru kami ini nantinya, terutama dalam pengembangan sumber daya (manusia) dalam penguasaan bahasa Inggrisnya," kata dia.

Streaming Catat! Ini Cara Menyimpan Uang Rp75 Ribu Agar Tak Mudah Rusak

Jangan Lewatkan