Jalur KA Jogja-Jateng Aktif Lagi, ke Borobudur Jadi Kian Mudah

"Reaktivasi jalur lintas KA Yogyakarta-Magelang akan dilanjut sampai ke Borobudur untuk lebih mendorong kunjungan wisatawan....," kata Menhub.

Ratih Wulan
| 8 November 2016 15:31

Dream - Kementerian Perhubungan terus bersinergi dengan rencana pengembangan pariwisata nusantara. Dalam waktu dekat, rencananya Kemenhub akan mereaktivasi kembali jalur kereta api non operasi Yogyakarta-Jawa Tengah.

Dalam keterangan pers yang diterima Dream, Menhub Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa perlintasan kereta api Yogyakarta-Magelang yang telah berhenti beroperasi sejak tahun 1978, akan dihidupkan kembali sebagai jalur transportasi.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Budi Karya mengecek langsung sejumlah titik lokasi perlintasan KA yang ada saat ini. Serta mengunjungi titik perlintasan alternatif yang biasa dilintasi kereta api Yogyakarta-Magelang.

" Reaktivasi jalur lintas KA Yogyakarta-Magelang akan dilanjut sampai ke Borobudur untuk lebih mendorong kunjungan wisatawan khususnya ke Candi Borobudur di Magelang, Provinsi Jawa Tengah," ujar Budi pada Senin, 7 November 2016.

Candi Borobudur di Jawa Tengah termasuk dalam titik destinasi wisata yang diutamakan selain Danau Toba di Sumatera Utara dan Mandalika di Pulau Lombok. Namun sayangnya, masih terkendala dengan persoalan aksesibilitas transportasi yang menghambat wisatawan datang ke Candi Borobudur.

" Rencana reaktivasi ini untuk supaya (candi) Borobudur lebih laku," ujar Menhub Budi.

Akan tetapi menurutnya upaya reaktivasi perlintasan KA Yogyakarta-Magelang ini menjadi persoalan yang tidak mudah. Hal ini dikarenakan adanya bangunan-bangunan yang telah berdiri dan menjadi tempat tinggal masyarakat. Menurutnya jika rencana rekativasi ini dilanjutkan akan menimbulkan persoalan finansial dan sosial yang berat di masyarakat.

" Kita memikirkan bagaimana aksesibilitas itu bisa secara integrated tergabung dengan titik-titik daerah wisata yang ada, bisa dibayangkan ada suatu konektivitas rel, kereta api bisa ke Candi Borobudur, Solo, Jogja dengan frekuensi yang tinggi sehingga turis punya banyak pilihan, ini menjadi pusat-pusat ekonomi yang bagus," ucapnya.

Bahkan ke depan Solo-Yogyakarta-Borobudur akan diintegrasikan dengan Semarang yang memiliki wisata bahari.

Sebelumnya, pada tahun 2009, Kementerian Perhubungan telah melakukan studi kelayakan guna menghidupkan kembali jalan KA lintas Yogyakarta-Magelang dimana dari hasil studi tersebut diperoleh hal-hal sebagai berikut.

Sepanjang 45 km'sp banyak yang beralih fungsi dan rusak 24,6 km'sp menjadi jalan tertimbun aspal dan tanah. Lalu sepanjang 8,5 km'sp menjadi pemukiman/pertokoan.

Selanjutnya ditemukan sepanjang 11,9 km'sp berupa jalan KA yang telah rusak. Sebagian besar stasiun telah beralih fungsi menjadi perkantoran/pertokoan. Jembatan perlintasan kereta api dalam kondisi rusak dan perlu pembangunan baru.

Oleh karena itu, Menhub mengatakan akan dilakukan upaya lain dengan membangun perlintasan KA baru yang rencananya akan dimulai pada pertengahan tahun 2018. Diharapkan pembangunan jalur KA Yogyakarta – Magelang ini selesai pada tahun 2019.

" Pembebasan tanah 2 tahun, pembangunan pertengahan 2018, selesai 2019," kata Menhub Budi.

Sedangkan, estimasi biaya yang diperlukan untuk merealisasikan pembangunan perlintasan KA sepanjang 40 kilometer ini memerlukan biaya sekitar 5-6 triliun yang bersumber dari APBN dan swasta.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Prasetyo menambahkan, nantinya jalur KA Yogyakarta-Magelang ini akan mengikuti jalur jalan raya yang ada.

" Jalur akan mengikuti jalur jalan raya yang ada saat ini, sekarang ini jalan provinsi akan ditingkatkan menjadi jalan nasional, jadi nanti yang dibangun yang dari Stasiun Sentolo ke utara (arah Magelang)," jelas Prasetyo.

Tak hanya itu saja, karena nantinya kereta api yang melayani rute ini akan didesain secara khusus begitu juga dengan stasiun yang dilalui juga akan didesain dengan mengusung budaya kearifan lokal.

Topik Terkait :

Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik

Jangan Lewatkan