Jangan Tergiur Tiket Pesawat Murah, Ini Faktanya!

Ternyata tiket murah dari maskapai penerbangan tarif rendah justru bisa merugikan.

Dwifantya
| 30 Mei 2018 07:32

Dream - Kebanyakan orang tertarik memesan tiket dari maskapai penerbangan murah. Selain tergiur dengan harga tiket murah, sejumlah wisatawan berharap dapat menghemat akomodasi liburan mereka.

Ternyata, sebuah penelitian terbaru dari situs perbandingan harga mengungkap bahwa maskapai penerbangan bertarif rendah justru memberikan harga lebih tinggi dari maskapai lainnya. Survei yang dilakukan oleh KAYAK.co.uk, melihat berbagai biaya ekstra termasuk biaya perubahan nama atau penerbangan, tiket untuk bayi, reservasi tempat duduk dan meletakkan bagasi di dalam palka.

Temuan menunjukkan bahwa maskapai penerbangan bertarif rendah dapat menghemat jumlah uang yang sangat besar bagi wisatawan, namun kemungkinan dapat menambahkan biaya ekstra sehingga terjadi kenaikan biaya yang tajam, kadang-kadang hingga 26 kali biaya asli penerbangan.

Dilansir Independent.co.uk, tiket termurah di situs Ryanair hanya 5,99 euro atau setara Rp98 ribu, tetapi maskapai ini memberikan biaya sebesar 115 euro (Rp1,9 juta) untuk mengubah nama secara online atau 160 euro (Rp2,6 juta) jika mengubah nama di bandara. Sedang jika penumpang ingin mengubah penerbangan dikenakan biaya mulai dari 35 euro hingga 65 euro (Rp570 ribu-Rp1,1 juta) untuk online atau 50 euro hingga 95 euro (Rp814 ribu-Rp1,5 juta) jika mengubahnya di bandara.

Namun, maskapai ini menawarkan tenggang waktu 24 jam sejak saat pemesanan awal di mana penumpang dapat memperbaiki kesalahan kecil seperti pengejaan nama, rute atau tanggal penerbangan yang salah.

Penumpang dapat secara acak dialokasikan kursi gratis atau memilih kursi, yang dikenakan biaya hingga 15 euro (Rp244 ribu) per kursi. Tiket bayi (tempat seorang anak duduk di pangkuan orang tua) berharga 25 euro (Rp407 ribu), harga tersebut mencapai hingga empat kali lipat harga tiket asli dengan tarif termurah maskapai penerbangan.

EasyJet mengenakan biaya 22 euro (Rp358 ribu) untuk layanan yang sama, hingga 26,99 euro (Rp440 ribu) untuk pemilihan kursi dan 47 euro (Rp765 ribu) untuk bagasi. Biaya perubahan nama di maskapai ini lebih murah yakni sebesar 52 euro (Rp846 ribu), sama seperti biaya mengubah penerbangan.

Sementara, Flybe, mengenakan biaya 12 persen dari biaya penerbangan untuk tiket bayi, hingga 16 euro (Rp260 ribu) untuk pemilihan kursi, 25 euro (Rp407 ribu) untuk biaya bagasi, 50 euro (Rp814 ribu) untuk perubahan nama dan 45 euro (Rp732 ribu) untuk mengubah penerbangan.

" Operator berbiaya rendah menawarkan nominal yang sangat baik untuk harga tiket dan membantu banyak orang Inggris lolos dengan harga yang hampir luar biasa murah."

" Tetapi ada ekstra dan kesalahan dimana mereka benar-benar menghasilkan uang dari sana. Perubahan nama dapat berakhir dengan biaya 320 euro (Rp5,2 juta) untuk penerbangan kembali, jadi ada baiknya Anda benar-benar teliti dengan detail ini untuk mendapatkan harga termurah. Dalam situasi ini, saran saya adalah memeriksa apakah lebih murah untuk memesan seluruh penerbangan lagi," ujar Neil Cartwright, pakar perjalanan di KAYAK.co.uk.

Ia pun menyarankan agar wisatawan berhati-hati untuk tidak membuat kesalahan saat memesan, dan untuk mempertimbangkan biaya penuh penerbangan mereka, bukan hanya harga tiket karena mereka mungkin menemukan bahwa penerbangan yang harganya lebih mahal, tetapi biaya bagasi atau tambahan lainnya mungkin lebih murah secara keseluruhan.

 

 

Selanjutnya :

Bantahan dari Maskapai Tarif Murah

Topik Terkait :

Vaksinasi Dan Imunisasi, Apa Bedanya?

Jangan Lewatkan