Jelajah 10 Desa Wisata Lewat Tur Virtual 'Surga yang Tersembunyi'

Tur virtual ini akan memperkenalkan 10 desa wisata yang berpotensi menjadi tren di dunia pariwisata.

Annisa Mutiara Asharini
| 28 Januari 2021 11:11

Dream - Desa wisata terus dikembangkan menjadi tren pariwisata baru. Konsep desa wisata menawarkan pengalaman liburan autentik di tengah lingkungan santai dan sehat.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan Traval.co meluncurkan 'Virtual Indonesia: Surga yang Tersembunyi', sebuah tur virtual untuk menelusuri berbagai desa wisata di Indonesia.

" Bersama-sama kami akan melaksanakan tur virtual 10 desa dan kawasan wisata yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan adanya kegiatan tur virtual ini, masyarakat berkesempatan mengenal lebih luas lagi apa itu desa wisata," ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam konferensi pers virtual pada Rabu 27 Januari 2021.

Tur virtual mengajak wisatatan menjelajah 10 desa dan kawasan wisata potensial tersebar mulai dari ujung Barat hingga Timur Indonesia. Lewat tur ini, wisatawan bisa menikmati keindahan alam dan keistimewaan desa wisata yang belum diketahui secara luas oleh masyarakat.

Daya tarik di setiap desa wisata dikemas secara menarik dalam pengalaman audio-visual. Tur ini bisa diikuti secara gratis lewat kanal YouTube Pesona Indonesia setiap Sabtu dan Minggu pukul 10.00 WIB mulai 30 Januari-28 Februari 2021.

Kemenparekraf turut menggandeng Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk mendukung program pendampingan desa wisata. Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Kemenparekraf menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024.

" Kami bekerja sama dengan ASIDEWI maupun Kemendes. Yang paling penting ini seperti Traval.co, CAVENTER adalah pegiat ekonomi pariwisata dan ekonomi kreatif. Jangan lupa untuk berwisata dengan menerapkan protokol kesehatan," tutur Sandiaga.

Topik Terkait :

7 Sumber Kekayaan Rachel Vennya, Tarif Endorse Jadi Sorotan!

Jangan Lewatkan