Masuk 6 Besar Negara Terindah di Dunia, Jokowi Pesan Begini

Sayangnya, destinasi yang ada di Indonesia sebagian besar belum siap. Lantaran...

Ahmad Baiquni
| 13 Februari 2019 07:46

Dream - Presiden Joko Widodo mengakui prestasi gemilang yang ditorehkan sektor pariwisata. Promosi yang gencar membuat Indonesia masuk dalam enam besar negara terindah di dunia dan 10 besar negara wajib dikunjungi.

"Dengan modal itu saja, devisa pariwisata sudah mencapai US$17 miliar (setara Rp238,7 triliun)," tulis Jokowi di akun Instagramnya, @jokowi.

Jokowi menyinggung hal tersebut di hadapan anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Jokowi juga menyebut pariwisata Indonesia masih perlu digarap.

"Agar bisa memberikan devisa yang lebih besar lagi, bahkan melebihi sektor lain yang selama ini menjadi unggulan," tulis Jokowi.

 
 
 
View this post on Instagram

Indonesia masuk dalam enam besar negara terindah di dunia, kemudian jadi 10 besar negara yang wajib dikunjungi. Dengan modal itu saja, devisa pariwisata sudah mencapai USD17 miliar. Akan tetapi, di depan para anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia di Jakarta, semalam, saya menyampaikan bahwa pariwisata Indonesia masih perlu digarap agar bisa memberikan devisa yang lebih besar lagi, bahkan melebihi sektor-sektor lain yang selama ini menjadi unggulan. Pertanyaannya, produknya sudah siap belum? Saya lihat destinasinya belum siap. Karena itulah, saya memerintahkan Menteri PUPR untuk konsentrasi menggarap empat destinasi pariwisata prioritas dari 10 Bali Baru yang infrastrukturnya sedang dikembangkan yaitu Mandalika, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Borobudur. Bahkan sebenarnya infrastruktur yang dibangun besar-besaran empat tahun ini, dari jalan sampai pasokan listrik, adalah untuk memudahkan akses dan pengembangan pariwisata di negara kita.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

Sayangnya, Jokowi melihat sejumlah destinasi wisata di Indonesia saat ini belum siap. Dia pun telah memerintahkan Menteri PUPR untuk fokus menggarap empat destinasi pariwisata prioritas.

"Dari 10 Bali Baru yang infrastrukturnya sedang dikembangkan yaitu Mandalika, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Borobudur," tulis dia.

Lebih lanjut, Jokowi menerangkan pembangunan infrastruktur besar-besaran selama empat tahun belakangan dimaksudkan untuk memudahkan akses. Sehingga, pengembangan pariwisata di Indonesia dapat lebih maju.

Topik Terkait :

Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri

Jangan Lewatkan