Kalau Sudah Rasakan 9 Hal Ini, Tandanya Kamu Butuh Liburan

Berikut 9 tanda jika dirimu sudah lelah dan membutuhkan liburan. Jangan disepelekan ya!

Puri Yuanita
| 21 Februari 2018 11:39

Dream - Sahabat Dream Travel, kapan terakhir kamu liburan? Kalau sudah lama sekali gak berlibur, sebaiknya mulai cari-cari waktu luang dan segera rencanakan traveling deh.

Sebab, pentingnya liburan tak bisa diabaikan lho. Menurut para psikolog, liburan bisa mengurangi tingkat stres. Dan sebanyak 81 persen manajer perusahaan yang menjadi responden setuju bahwa liburan mengurangi kelelahan, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan emosional yang serius jika diabaikan.

Berikut 9 tanda jika dirimu sudah lelah dan membutuhkan liburan.

1. Muncul perasaan negatif

Kamu merasa bosan dan mengalami kesulitan untuk mengumpulkan motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Kamu merasa, semua orang dan segala hal tentang pekerjaan mengganggu kamu, dan kamu merasa tidak puas atau terpenuhi ketika harus mengerjakan pekerjaan sehari-hari dan keseluruhan kariermu. Jika pikiran negatif ini meresap ke dalam kehidupan pribadimu, inilah saatnya untuk beristirahat dan berlibur.

2. Sakit fisik

Jika kamu merasa cemas atau kewalahan saat bekerja, otak kamu melepaskan hormon stres sebagai respons " fight or flight" terhadap apapun yang menyebabkan stres. Seiring waktu, kondisi ini memunculkan konsekuensi fisiologis yang tak baik bagi fisik seperti peningkatan denyut nadi, tekanan darah, dan berkeringat. Yang lebih parah bisa menyebabkan nyeri dada, sakit punggung, ketegangan mata, sakit kepala, masalah gastrointestinal, pusing bahkan pingsan. Kelelahan yang datang karena bebas kerja yang berat juga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat kamu rentan terhadap virus flu dan infeksi.

3. Berjuang untuk tidur

Hormon stres juga bisa membuat sulit untuk melepas lelah sebelum tidur. American Psychological Association melaporkan bahwa sepertiga milenials tidak mendapatkan delapan jam tidur yang disarankan setiap malam karena mereka tidak mempunyai waktu, sementara sepertiga lainnya tidak dapat tertidur karena mereka terlalu banyak berpikir.

4. Membuat kesalahan di tempat kerja

Respons " fight or flight" lebih dari sekadar merugikan kesehatan kamu dan merusak kemampuanmu untuk tidur, ini juga berdampak pada kelelahan otak. Dr. David Ballard, PsyD, mengatakan kepada Forbes: " Ketika stres menjadi kronis, pikiran menjadi tidak fokus dan mengalami kesulitan untuk memperhatikan banyak hal." Kinerja kamu di tempat kerja pun mungkin akan mulai terganggu. Fokus ingatakn terganggu dan berdampak pada kemampuanmu dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan.

5. Menjalani gaya hidup tak sehat

Jika kamu mendapati dirimu mulai sering menjalani hidup tak sehat, contohnya bersantai sembari mengonsumsi makanan cepat saji atau camilan manis, terlalu lelah untuk berolahraga dan hanya menonton TV untuk menghibur diri.

6. Perilaku kerja yang kontraproduktif

Jika kamu merasa stres, mungkin secara tak sadar kamu akan terlibat dalam perilaku yang berdampak negatif terhadap produktivitas atau kinerjamu. Contohnya, kamu mengalami kesulitan untuk bangun dari tempat tidur di pagi hari atau sampai di kantor tepat waktu, kamu merasa sangat mudah tersinggung, atau lebih sering berdebat dengan rekan kerja. Ini berarti sudah saatnya meluangkan waktu untuk liburan.

7. Masalah kecil pun sulit diatasi

Proyek yang dulunya mudah ditangani jadi tidak mudah lagi dan kebiasaan kecil rekan kerjamu mungkin berubah jadi gangguan besar untukmu.

8. Hidupmu hanya untuk kerja

Kamu bekerja sepanjang hari dan kemudian pulang ke rumah lantas memikirkan pekerjaan lagi. Kamu melupakan hobi dan aktivitas favoritmu karena telah memberikan semua waktu untuk kerja sehingga terlalu lelah untuk melakukan hal lain. Bahkan percakapan dengan teman dan keluarga pun cenderung berputar di sekitar pekerjaan.

9. Mengalami masalah interpersonal

Kamu sangat stres, frustasi, merasa terganggu dan punya banyak keluhan. Di sisi lain, kamu mulai menarik diri dari orang-orang. Pekerjaan menghalangi dan menjauhkan kamu dari orang-orang yang bisa menghibur dan mendukungmu.

(Sumber: travelandleisure.com)

 

Topik Terkait :

Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting

Jangan Lewatkan