Kapal Pesiar Ini Digadang-gadang Jadi Terbesar di Dunia

Kapal pesiar ini menawarkan desain yang sangat futuristik.

Ahmad Baiquni
| 14 Februari 2019 11:11

Dream - Mungkin banyak orang mengira desain superyacht atau kapal pesiar tidak akan banyak perubahan. Dengan lambung kapal panjang dan lebar sehingga bisa menyediakan dek luas.

Kehadiran Valkyrie Project seakan membantah anggapan tersebut. Kapal pesiar ini menawarkan desain yang sangat futuristik.

Kapal ini memiliki panjang keseluruhan 229 meter namun berbadan sangat ramping. Karena desain ini, Valkyrie Project digadang-gadang bakal menjadi kapal termewah di dunia.

Istimewanya, kapal ini tidak mengharuskan kamu punya banyak duit untuk menaikinya. Tidak seperti kapal pesiar lainnya.

 Superyacht terbesar

Desain Valkyrie merupakan karya Chulhum Park, desainer kepala pada Latitute Yacht, produsen kapal-kapal mewah yang berbasis di Latvia.

" Saya bertekad merancang kapal pesiar unik yang secara visual akan menonjol di dermaga," ujar Park, dikutip dari CNN Travel.

Park menerapkan desain yang terinspirasi dari karakter Korea Selatan. Nantinya, kapal yang dilengkapi sejumlah fasilitas seperti ruang teater, galeri seni, dan aula pertemuan akan terbuka untuk umum.

 Superyacht terbesar

" Kebanyakan orang menganggap kapal pesiar merupakan properti eksklusif para miliarder untuk memamerkan kesejahteraan mereka," kata Park.

Valkyrie saat ini masih sebatas konsep. Jika benar-benar dibangun, kapal ini akan mengalahkan rekor sebagai kapal pesiar terbesar di dunia yang saat ini dipegang oleh kapal pesiar Azzam dengan panjang 180 meter, diyakini milik Presiden Uni Emirat Arab, Khalifa bin Zayed Al Nahyan.

 Superyacht terbesar

Park membuat desain kapal mewah ini untuk menyelesaikan tesisnya di Royal Colleg of Art di London, Inggris. Desain tersebut mendapat dukungan dari perusahaan perancang kapal pesiar berbasis di Monaco, Italia, Palmer Johnson.

Park mengatakan desain Valkyrie terinspirasi trimaran hull, struktur rancangan Palmer Johnson. Bentuk yang menyerupai panah, kata Park, dapat mengatasi hambatan saat kapal bergerak dengan kecepatan tinggi sekaligus lebih stabil saat terjadi guncangan.

Kapal ini diklaim mampu menampung 52 tamu dalam 26 kabin, di samping 92 kru di 46 kabin. Park mengatakan pembangunan kapal ini akan menelan biaya mencapai US$800 juta, setara Rp11,2 triliun.

Topik Terkait :

PKB Berharap Jatah Menterinya Tidak Dikurangi

Jangan Lewatkan