Kisah Eike Baehre, Bule yang Jatuh Hati pada Kuliner Indonesia

Penasaran gak sih, siapa sebenarnya sosok bule satu ini? Bagaimana ia bisa sampai menjadi food traveler dan tertarik untuk mengeksplor kuliner Indonesia? Yuk simak kisahnya!

Puri Yuanita
| 21 Februari 2018 13:11

Dream - Para pengguna media sosial Youtube dan Instagram mungkin sudah tak asing dengan nama Bule Kulineran, salah seorang influencer yang belakangan namanya semakin dikenal. Terutama oleh para penikmat kuliner Tanah Air.

Lewat akun Youtube dan Instagramnya yang sudah memiliki puluhan ribu pengikut, Bule Kulineran aktif membagikan pengalamannya berburu kuliner khas di berbagai penjuru Indonesia. Berbagai foto dan video kuliner yang ia tampilkan, sukses menarik perhatian netizen.

Lantas penasaran gak sih, siapa sebenarnya sosok bule satu ini? Bagaimana ia bisa sampai menjadi food traveler dan tertarik untuk mengeksplor kuliner Indonesia?

Nah, beberapa waktu lalu Dream Travel sempat mewawancarai Bule Kulineran yang bernama asli Eike Baehre. Eike pun berbagi cerita soal perjalanannya hingga bisa sampai ke Indonesia dan jatuh cinta pada kuliner nusantara. Kisahnya menarik dan inspiratif banget lho!

Dikisahkan Eike, 28 tahun, dirinya pertama kali datang dari Jerman ke Indonesia pada tahun 2009 sebagai backpacker dan saat itu juga langsung jatuh cinta pada Indonesia.

"Sejak itu sudah datang beberapa kali lagi ke Indonesia. Kalau dijumlahkan saya sudah tinggal 3,5 tahun di Indonesia," kata Eike yang sudah lancar bertutur dalam bahasa Indonesia.

Hal pertama yang membuatnya sangat tertarik dan jatuh cinta pada Indonesia, kata Eike, adalah keramahan masyarakatnya. "Dulu emang datang pertama kali ke Indonesia sebagai backpacker dan setelah kunjungi kebanyakan negara Asia Tenggara, saya tahu saya sangat suka dengan keramahan orang Indonesia. Akhirnya saya kuliah management dengan bahasa Indonesia di Jerman dan di UGM," ujar Eike.

Selain keramahan penduduk, kuliner menjadi magnet lain dari Indonesia yang membuat Eike jatuh hati. Sejak mengetahui lezat dan beragamnya kuliner Indonesia, Eike pun mulai tertarik untuk mengeksplornya lebih jauh.

"Pertama kali aku tidak suka makanan Indonesia karena itu terlalu asing untuk aku tapi setelah aku jalan-jalan di Asia Tenggara dan balik ke Indonesia saya tiba-tiba suka makanannya sampai suka banget! Ternyata lidah buleku harus disesuaikan dulu dengan masakan Asia," kata Eike.

Menurut Eike, kuliner Indonesia sangat menarik karena memiliki banyak variasi. Setiap daerah di nusantara, memiliki makanan khasnya sendiri yang berbeda dengan daerah lain.

"Aku pikir variety di sini sangat menarik, hampir setiap daerah punya makanan khas yang beneran berbeda dengan daerah lain. Itu alasannya kenapa food hunting nggak akan menjadi bosan di Indonesia. Yang menarik untuk aku juga, sering kalau aku bicara sama orang Indonesia, aku belajar banyak makanan Indonesia mereka juga belum tahu atau belum pernah makan, di Jogja misalnya Sate Padang banyak orang belum pernah makan, aneh kan?" tuturnya.

Eike pun sudah berkeliling ke banyak daerah di Indonesia demi mencicipi kuliner khasnya. "Kebanyakan aku emang di Java terutama di Jogja dan Jakarta sekarang juga Semarang. Selain itu aku pernah ke Solo, Bandung, Tasikmalaya, Bogor, Salatiga, Surabaya, Cirebon, Bali cuma untuk cari makanannya. Dulu aku juga pernah keliling Flores tapi sayangnya hampir tidak ada makanan tradisional Flores yang dijual," ujar pemilik akun Instagram @bulekulineran itu.

Selama penjelajahannya keliling Indonesia untuk berburu kuliner, ada beberapa makanan yang berhasil membuatnya Eike takjub. Dan sampai sekarang, makanan-makanan tersebut pun menjadi favoritnya.

"Aku paling suka makanan berbumbu, jadi rendang pasti salah satu yang sangat menarik! Selain itu yang menarik adalah nasi oncom, dan saya masih bingung kenapa pakai itu yang difermentasi tapi tetap enak masakannya. Ikan bakar juga salah satu yang aku sangat suka makan di Indonesia, mungkin karena di negara aku kami tidak tahu cara bakar ikan seperti di sini, juga jarang beli ikan segar di sana. Kerak telor juga sangat menarik, campuran ingredients dan cara masaknya sangat unik," kata bule asal Jerman itu.

"Ayam ingkung kuali, ayam yang lama dimasak dalam santan, kamu juga benar-benar harus coba ini! Nah kalau sudah bicara makanan Bantul, mangut lele Mbah Marto juga masakan yang dimasak dengan cara paling tradisional di dapur neneknya dan rasanya pedas, gurih, lezat. Ada banyak makanan yang unik dan enak untuk aku di Indonesia," tambahnya.

Eike pun mengaku jika dirinya sangat mengagumi kuliner tradisional Indonesia. Karena di baliknya selalu tersimpan nilai budaya dan histori tersendiri.

"Saya lebih suka kuliner tradisional. Dalam perjalanan aku belajar bahwa makanan tradisional sering bisa bercerita banyak tentang budaya dan history dari sebuah daerah atau negara. Masakan tradisional sering tidak dikreasikan karena orang dulu suka rasanya begitu saja dan dibuat karena ada kejadian. Jogja misalnya alasannya masakannya semua pakai banyak gula karena dulu ada krisis kelaparan setelah perang Diponegoro karena petani harus nanam tebu dimana-mana sebagai produk ekspor. Tapi selain itu hunting makanan tradisional juga sebuah petualangan dan rasanya luar biasa!" ungkap Eike.

Eike pun bercerita, dirinya mulai menekuni hobi berburu dan me-review kuliner Indonesia sejak tahun 2015. Ia mulai aktif mengunggah postingan makanan di Instagram dan ternyata mendapat sambutan positif dari netizen Indonesia.

"Kalau tidak salah saya mulai pada tahun 2015 untuk benar-benar review kuliner dan post itu di Instagram karena teman-temanku dan para foodblogger Jogja mau aku mulai share perjalanan kuliner aku sama orang lain," terangnya.

Konsistensinya mengunggah postingan foto dan video kuliner menarik di media sosial, membuat Eike menjadi kian dikenal di jagat maya. Kini, namanya pun populer sebagai salah satu food traveler bule yang mengeksplor kuliner Indonesia.

"Saya jarang pikirkan mau disebut apa, sebenarnya aku pecinta makanan tapi karena sering pergi ke tempat lain untuk cari makanan yang enak mungkin bisa disebut food traveler," ujar Eike.

Ditanya apakah hobi berburu makanan menjanjikan baginya dan bisa dijadikan profesi, Eike pun tak ingin ambil pusing. Yang terpenting bagi Eike, dia mencintai hobinya itu dan hobi kulinerannya tersebut bisa bermanfaat untuk orang lain. "Saya tidak tahu apakah ini bisa menjadi profesi tapi untuk aku itu juga tidak terlalu penting, saya akan makan terus! Tapi kadang-kadang kita bisa lihat warung tenda atau penjual di pinggir jalan sangat ramai setelah postingan di Instagram atau Youtube. Kalau kita bisa membantu orang dengan apa yang kita lakukan, itu pembayaran yang cukup untuk saya," katanya.

Meski sudah mengeksplor banyak kuliner di Indonesia, Eike masih belum puas. Ia akan terus menjelajah. Dan ada satu makanan khas nusantara yang sangat ingin ia coba, namun hingga kini belum kesampaian.

"Untuk sementara papeda masih di list! Tapi aku juga sangat ingin coba lebih banyak makanan Kalimantan dan Sulawesi tapi sayangnya belum ada waktu untuk liburan ke sana," ungkapnya.

Eike pun mengungkapkan, di tahun 2018 ini selain akan terus melanjutkan hobi kulinerannya, ia punya satu resolusi yang ingin diwujudkan. "Mungkin saya akan mulai olahraga," katanya sembari tertawa.

Di akhir perbincangannya dengan Dream Travel, Eike pun sempat menyampaikan pesan untuk anak-anak muda di luar sana yang ingin mengembangkan hobi positif seperti dirinya.

"Yang saya lihat sekarang generasi anak muda ini sayangnya banyak sepertinya cuma 'hidup' untuk instagram dan social media, saran aku jangan menjadi blogger, youtuber, atau apapun cuma karena itu lagi gaul tapi lakukan aja yang kamu paling suka. Kalau kamu lakukannya dengan cara kamu sendiri kamu sudah berbeda dengan yang lain dan kamu menikmatinya," tandas Eike menutup perbincangan.

 

 

Topik Terkait :

Steve Emmanuel Divonis 9 Tahun Penjara

Jangan Lewatkan