Lintasi Afrika, Pria Terbang dengan 100 Balon Gas

Ia terbang di ketinggian 24 kilometer di atas udara melintasi Afrika Selatan diangkat oleh ratusan balon gas

Dwifantya
| 13 Mei 2018 08:00

Dream - Masih ingat dengan cerita film animasi 'Up'? Film produksi Pixar Animation Studios itu mengisahkan seorang kakek bernama Carl yang ingin memenuhi janji pada almarhum istrinya.

Ia pun menerbangkan rumahnya dengan balon warna-warni ke Paradise Falls di ketinggian 8.300 kaki atau sekitar 2.530 meter di atas tanah yang diangkat oleh balon helium.

Kurang lebih itulah yang dilakukan Tom Morgan di kehidupan nyata. Ia mengikat dirinya ke kursi kemah dan melakukan penerbangan yang mengingatkan pada film animasi terkenal 'Up'.

Pria berusia 38 tahun itu terbang di ketinggian 24 kilometer di atas udara melintasi Afrika Selatan, dan meski terlihat sangat indah, tentu saja itu perjalanan yang sangat mendebarkan.

" Itu adalah perasaan yang tak terlukiskan, melayang melintasi Afrika dengan harga murah dengan kursi berkemah tergantung dari banyak balon. Semacam damai dan menakutkan dalam ukuran yang sama," kata Tom seperti dikutip dari huffingtonpost.com.au, Minggu 13 Mei 2018.

Morgan, yang menjalankan The Adventurists, perusahaan travel yang berbasis di Bristol, menghabiskan dua hari untuk menggembungkan 100 balon yang akan membawanya ke langit.

Penerbangan itu pada awalnya akan berlangsung di Botswana, tetapi setelah beberapa kali gagal, relokasi dilakukan ke Afrika Selatan. Tim dilaporkan hanya memiliki cukup helium yang tersisa untuk upaya terakhir.

Penerbangan dipercepat setelah mencapai lapisan inversi atmosfer, yang menyebabkan perubahan suhu mendadak.

" Saya harus tetap tenang dan mulai secara bertahap memotong balon," katanya kepada BBC.

 Tom Morgan

Matthew Dickens, event manager untuk The Adventurists, mengatakan kepada CBS News: " Kami bahkan tidak yakin Tom akan kembali dengan kondisi masih hidup. Kami tidak berpikir dia akan melakukannya. Tapi ya, dia sampai di sana pada akhirnya..."

Pelayaran itu bukan hanya aksi, tetapi uji coba untuk perlombaan udara yang didukung oleh balon, yang diharapkan Morgan dapat diselenggarakan melalui perusahaannya.

The Adventurists sudah melakukan beberapa petualangan yang paling ekstrem dunia sebelumnya, mulai dari 'Mongol Derby', pacuan kuda 1000 km di Mongolia, melintasi 'Ice Run' naik sepeda motor di seberang danau beku terbesar di dunia di Rusia.

" Kami telah melakukan beberapa hal yang cukup konyol di masa lalu, tetapi ini yang terbaik dari semuanya," kata Morgan." Kami tidak sabar untuk memulai dan menjadikannya sebagai balapan balon gas tahun depan."

Topik Terkait :

Tak Ada Lagi Foto Mendiang Suzzanna di Rumah, Ini Alasan Clift Sangra

Jangan Lewatkan