Lonjakan Covid-19 Picu Eropa kembali Perketat Pembatasan

Kasus Covid-19 di sejumlah negara Eropa kembali meninggi.

Ahmad Baiquni
| 26 Juli 2021 11:11

Dream – Negara-negara di Eropa kembali menerapkan beberapa pengetatat untuk menekan peningkatan jumlah kasus varian Delta. Spanyol yang memasuki gelombang kelima lonjakan kasus Covid-19 kembali memberlakukan jam malam untuk tempat wisata.

Yunani dan Belanda juga memberlakukan pembatasan. Disusul Prancis yang mewajibkan orang sudah divaksin atau terbukti negatif bila ingin masuk ke tempat budaya, restoran, dan bar.

Varian Delta menyebar dengan cepat di Eropa. Dalam beberapa minggu, banyak orang terinfeksi dan tren kembali meningkat sejak musim semi.

Dikutip dari Lonely Planet, untuk mengendalikan penyebaran dan untuk mendorong vaksinasi yang melambat, Pemerintah Prancis mewajibkan kartu kesehatan jika ingin masuk ke tempat rekreasi. Mulai 1 Agustus, peraturan akan diperluas ke bar, restoran, kafe, pusat perbelanjaan, dan bila ingin melakukan penerbangan domestik atau kereta jarak jauh.

Kartu ini menunjukkan status seseorang telah divaksin, sehat, atau baru negatif dari virus. Kebijakan ini peruntukan bagi penduduk maupun wisatawan.

Pemerintah Prancis telah memperketat pembatasan untuk turis yang tidak divaksin dan datang dari negara berisiko tinggi termasuk Inggris.

Menteri Prancis untuk Urusan Eropa Clement Beaune mengatakan lewat Twitter, turis yang datang dari Inggris yang belum divaksin penuh hanya dapat masuk Prancis untuk urusan penting. Juga wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dalam waktu 24 jam.

 

Selanjutnya :

Spanyol dan Sejumlah Negara

Topik Terkait :

Kak Seto Ternyata Suka Olahraga Ekstrem

Jangan Lewatkan