Mengapa Jet Lag Lebih Buruk Jika Terbang ke Arah Timur?

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa jet lag yang dialami akan lebih buruk saat seseorang menempuh penerbangan dari barat ke timur. Mengapa demikian?

Puri Yuanita
| 25 Juli 2016 17:40

Dream - Jet lag menjadi salah satu masalah yang kerap dihadapi para traveler saat menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan pesawat. Tak main-main, jet lag terkadang bisa sampai mengganggu kenyamanan perjalanan.

Tapi tahukah Anda? Dilansir dari Sciencemag.org, sebuah studi baru menunjukkan bahwa jet lag yang dialami akan lebih buruk saat seseorang menempuh penerbangan dari barat ke timur. Mengapa demikian?

Para ilmuwan berusaha untuk memberikan penjelasan matematis untuk fenomena tersebut. Mereka melakukan pengujian terhadap wisatawan yang kerap melakukan penerbangan. Mereka memeriksa ketepatan ritme sel tubuh dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti sensitivitas cahaya, kecerahan cahaya dan berapa banyak jam terbang yang ditempuh wisatawan.

Dan hasilnya, para ilmuwan menemukan kesimpulan bahwa waktu pemulihan jet lag dari penerbangan barat ke timur akan memakan waktu 4 hari lebih lama ketimbang penerbangan ke arah barat.

Karena ketika Anda bepergian ke arah timur, Anda akan melintasi zona waktu yang lebih panjang. Bahkan melewati 9 zona waktu ke arah timur setara dengan melalui setengah jalan mengelilingi dunia.

Topik Terkait :

Deretan Proyek Ambisius Raffi Ahmad di Tahun 2022

Jangan Lewatkan