Menghidupkan Kembali Jiwa Seni Bali di Tengah Pandemi Lewat 'Taksu Ubud'

Ubud merupakan benteng pertahanan tradisi Bali.

Ahmad Baiquni
| 5 Juli 2021 18:29

Kolaborasi Saling Menguatkan

Happy mengatakan kerja kolaborasi ini terbangun dengan kesadaran bersama untuk bersatu. Bersinergi dengan penuh tanggung jawab menghadirkan optimisme.

"Rasa saling mendukung untuk sebuah kerja kreatif yang datangnya dari hati karena bakti dan kecintaan pada seni, adat dan tradisi," jelas Happy.

Berkisah tentang pemuda Ubud, Umbara, yang sejak kecil tinggal jauh dari tempat kelahirannya kemudian diminta pulang oleh sang ibu. Seketika Umbara berhadapan dengan dilema, apakah harus kenyamanan dan kemudahan yang ia peroleh selama di perantauan ia tinggalkan demi cinta Ibu dan Ubud, sebuah tempat leluhur yang asing baginya?

Gelaran ini melibatkan banyak pelaku seni lokal maupun nasional meliputi Gamelan Yuganada, Yayasan Bumi Bajra Sandhi, Kertha Art Performance, Sanggar Cudamani, Ubud Performing Art, Napak Tuju, Swaradanta dan Yayasan Janahita Mandala Ubud. Juga para seniman-seniman senior seperti Agung Oka Dalem dan Cok Sri (seniman tari), Aryani Williems (aktor senior), Desak Nyoman Suarti (seniman motif tradisi) dan Made Sukadana Gender (seniman dalang).

Lebih dari itu, ‘Taksu Ubud’ juga menampilkan aktor-aktor Indonesia yang sudah tidak asing lagi namanya yaitu Reza Rahadian dan Christine Hakim.

 

Selanjutnya :

Seni dan Kehidupan

Topik Terkait :

Sederet Artis akan Adu Tinju di Bulan Juni, ada Nikita Mirzani Vs Dinar Candy!

Jangan Lewatkan