Tarik Investor, Kemenpar Genjot Sektor Lifestyle

Wisata dan gaya hidup meningkat seiring beranjaknya kelas sosial masyarakat.

Muhammad Ilman Nafi'an
| 15 Maret 2018 10:19

Dream - Sudah tidak diragukan lagi keindahan alam Indonesia untuk dijadikan destinasi wisata. Kondisi ini dimanfaatkan betul oleh pemerintah.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pariwisata Tanah Air saat ini mengalami pertumbuhan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain wisata, pemerintah juga sedang menggenjot sektor lifestyle untuk menarik para investor.

" Pariwisata di Indonesia termasuk sektor yang tumbuh paling pesat di dunia. Investasi sektor pariwisata tahun 2017 juga menunjukkan kenaikan dengan capaian 102% dari target yang dicanangkan oleh pemerintah," ujar Arief dikutip dari laman resmi Kemenpar.

Sektor pariwisata dan lifestyle nantinya akan ditampilkan dalam acara Regional Investment Forum 2018 (RIF) dengan diikuti oleh 350 peserta. 71 perusahaan asing dan 62 perusahan dalam negeri dikabarkan mengikuti kegiatan tersebut dan beberapa pihak lain.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong berujar, tumbuhnya nilai pariwisata dan lifestyle karena meningkatnya taraf hidup masyarakat.

" Ini sangat dipengaruhi oleh jutaan orang di dunia yang naik kelas menjadi kelas menengah, sehingga mempengaruhi pola konsumsi dari belanja barang-barang menjadi belanja hiburan," kata Thomas.

Dia menjelaskan, berdasarkan data Word Bank, ada 52 juta warga Indonesia masuk dalam kelas menengah dengan total kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia sebesar 43 persen.

Thomas melanjutkan, pihaknya juga mencatat realisasi bidang industri pariwisata selama lima tahun terakhir sejak 2013 hingga 2017, rata-rata tumbuh 20 persen per tahun. Di tahun 2017, peningkatannya sebesar 31 persen dengan nilai US$ 1,7 miliar, setara Rp23,3 triliun. (ism) 

Topik Terkait :

Main di 'ARUNA DAN LIDAHNYA', Hannah Al Rashid: Karakter Nadesta Ada yang Mirip Sama Gue

Jangan Lewatkan