Menparekraf Sudah Pelajari Kemungkinan Terjadinya Kerumunan di Tempat Wisata

Kemenparekraf telah memberikan wewenang kepada pemda untuk mengambil keputusan.

Ahmad Baiquni
| 19 Mei 2021 15:46

Dream - Hari Raya Idul Fitri selalu dimanfaatkan masyarakat untuk mudik. Selain itu, destinasi wisata akan selalu ramai di masa libur lebaran.

Demikian halnya dengan tahun ini meski ada larangan mudik. Akibat larangan tersebut, pergerakan masyarakat bergeser dari pulang kampung menuju ke tempat wisata terdekat dari domisili.

Dengan adanya larangan mudik, masyarakat banyak memanfaatkan waktu untuk liburan. Meski tidak bisa pulang kampung, aktivitas berkunjung ke destinasi wisata terdekat banyak dilakukan oleh masyarakat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan pihaknya sudah jauh-jauh hari mempelajari hal ini. Sehingga Kemenparekraf sudah membuat langkah antisipatif.

" Kami jauh-jauh hari sudah menyampaikan antisipasi, bahwa destinasi wisata dan sektor ekonomi kreatif yang dalam bingkai ekonomi skala mikro, akan mendapatkan limpahan dari kunjungan wisatawan dan pengunjung. Hal ini terjadi diakibatkan adanya larangan mudik, tentu harus kita persiapkan dengan sangat matang," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing.

Kondisi tersebut membuat destinasi wisata di daerah pusat kota ramai. Akibatnya timbul kerumunan pengunjung dan protokol kesehatan jaga jarak tidak bisa diterapkan.

 

Selanjutnya :

Minta Pemda Bertindak

Viral, Artis dan Mantan Menteri Saling Tuding Insiden Nyerempet Mobil

Jangan Lewatkan