Merayakan Seni dan Budaya Hong Kong di Tengah Pandemi

Pagelaran seni dan budaya ini akan dilaksanakan dengan konsep hybrid.

Ahmad Baiquni
| 3 Mei 2021 19:37

Seni Pendobrak Batas

Tak hanya itu, acara tahunan French May akan menawarkan hiburan budaya, dengan lebih dari 100 acara mulai dari tanggal 1 Mei hingga 30 Juni 2021. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung dan juga peserta, sepanjang perhelatan ini pun akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk penggunaan masker, pengaturan keluar masuk pengunjung di dalam satu ruangan, pembatasan kapasitas pengunjung di dalam ruangan, serta pembersihan secara rutin.

Seni dipercaya memiliki kekuatan untuk mendobrak batasan, dan menyatukan serta menginspirasi banyak orang. Berkat kedalaman imajinasi dan kreativitas, komunitas seni di Hong Kong telah dengan gesit menghadirkan perhelatan seni yang memadukan format tatap muka dan virtual bagi penduduk di seluruh dunia.

Art Central dan Yim Tin Tsai Arts Festival 2021 adalah dua pameran yang mengadopsi model hybrid. Selain itu Art Basel juga akan meluncurkan proyek digital baru, yakni 'Art Basel Live: Hong Kong' yang juga akan didukung oleh pertunjukkan secara fisik. Sementara itu, program PLUS dari Festival Seni Hong Kong ini akan menawarkan berbagai pengalaman hybrid antara virtual dan tatap muka. Museum M + di West Kowloon Cultural District akan menyediakan pemutaran film secara online sesuai permintaan pengunjung.

Merawat Warisan [TEASER]

Jangan Lewatkan