Miris! Pulau Indah Ini Dibuat Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Pada Desember 1991, pemeritah setempat memutuskan untuk menjadikan Pulau Thilafushi sebagai tempat pembuangan akhir (TPA) limbah yang dihasilkan oleh industri wisata.

Puri Yuanita
| 14 Maret 2017 09:15

Dream - Pulau Maladewa yang terkenal dengan keindahannya, dikunjungi lebih dari 1 juta wisatawan mancanegara dan dihuni hampir 400 ribu penduduk tetap. Dengan jumlah penduduk dan wisatawan yang datang berlibur, kemana perginya ratusan ton sampah yang dihasilkan setiap harinya? Tentu saja jawabannya ke pulau lain.

Hanya berjarak beberapa mil barat dari Male, ibukota Maladewa, Pulau Thilafushi nampak kotor dan dipadati oleh banyaknya sampah. Bahkan, Pulau Thilafusi tidak mirip dengan sebuah pulau melainkan tempat pembuangan akhir sampah. Semua sampah yang dihasilkan di pulau Maladewa dibuang ke pulau ini.

 Thilafushi

(Foto: Fizan/Wikimedia)

Dua puluh lima tahun lalu, Pulau Thilafushi merupakan laguna murni. Sayangnya, pada bulan Desember 1991, pemeritah pulau setempat memutuskan untuk menjadikan Pulau Thilafushi sebagai tempat pembuangan akhir (TPA) limbah yang dihasilkan oleh industri wisata.

Dalam waktu satu bulan, sampah mulai berdatangan. Penduduk setempat mulai melakukan tindakan dengan membuat lubang besar untuk menimbun sampah dan kemudian ditimbun dengan puing bangunan dan semen.

 Thilafushi

(Foto: Hani Amir/Flickr)

Sebagian daratan Thilafushi yang tidak terkena tumpukan sampah, dijadikan tempat usaha mulai dari industri manufaktur perahu, packing semen, pembotolan gas metana hingga pergudangan. Sampai hari ini, terdapat lebih dari 36 pabrik, masjid, 150 rumah dan 330 ton sampah setiap harinya di Pulau Thilafushi.

Beberapa sampah hanyut ke dalam laut dan mulai mencemari ekosistem laut di pulau ini. Pemerhati lingkungan menuding, pencemaran ekosistem laut ini juga disebabkan karena ulah para pembawa sampah yang sengaja membuang sampah ke laut.

 Thilafushi

(Foto: Hani Amir/Flickr)

Limbah sampah menjadi masalah yang cukup besar, hingga pemerintah membuat larangan untuk tidak membuang sampah ke laut pada tahun 2011 dan mengirim sebagian limbah sampah ke negara India untuk didaur ulang.

 Thilafushi

(Foto: Dying Regime/Flickr)

(Sumber: amusingplanet.com/Awalendi EP)

Topik Terkait :

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone

Jangan Lewatkan