Misteri Lingkaran Tanah Tandus Devil's Tramping Ground

Banyak cerita seram seputar lingkaran itu.

Ahmad Baiquni
| 1 Januari 2019 11:11

Dahulunya adalah Hutan Kayu Keras

Wilayah ini pernah menjadi hutan kayu keras sebelum dikonversi menjadi perkebunan pinus dengan cara dibakar. Stephen dan Marjorie masih menemukan beberapa pohon kayu keras yang tumbuh alami di daerah tersebut.

Menurut kedua ilmuwan tersebut, Devil’s Tramping Ground kemungkinan adalah bekas lubang pembakaran terpentin di mana gelondongan kayu pinus dibakar untuk mengeluarkan getahnya yang dikenal sebagai tar pinus.

Tar ini digunakan sebagai pengawet kayu dan penambal dalam konstruksi kayu dan atap. Selain itu, tar juga digunakan dalam sabun, semir sepatu, pelumas, linoleum, perawatan penyakit kulit dan sebagainya.

Gelondongan kayu pinus ditumpuk di lubang dangkal dan ditutupi dengan tanah. Api pembakaran yang lambat di bagian atas tumpukan menyebabkan getah mencair sebagai tar dan turun ke bak penampung.

Pada masa kolonial, North Carolina adalah produsen utama tar pinus yang dieskpor ke Angkatan Laut Kerajaan Inggris dalam pembuatan dan pemeliharaan kapal perang mereka.

Selain tar dan terpentin, getah kayu pinus juga menghasilkan resin yang digunakan untuk menambal dan sebagai bahan campuran mengecat kapal di masa Amerika dijajah Inggris.

Sumber: Amusing Planet

Topik Terkait :

Salat Jamaah Perdana Deddy Corbuzier Bersama KH. Ma'ruf Amin

Jangan Lewatkan