MUI: Baru Satu Hotel Syariah yang Bersertifikasi

Hotel halal mengalami pertumbuhan lebih dari 400 persen.

Muhammad Ilman Nafi'an
| 9 Mei 2018 18:25

Dream - Berbagai sektor berbasis syariah terus dilakukan oleh seluruh pelaku bisnis, termasuk di bidang perhotelan. Sekretaris Bidang Bisnis dan Ekonomi Syariah Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), M. Dawud Arif Khan mengatakan, hingga saat ini baru Sofyan Hotel yang mendapat sertifikasi syariah dari MUI.

" Hotel syariah itu setahu saya baru Hotel Sofyan yang benar-benar bersertifikat dari DSN," ujar Dawud di Hotel Sofyan Hotel, Jakarta, Rabu 9 Mei 2018.

Ia menjelaskan, hotel yang mengklaim sebagai hunian halal belum mendapat sertifikat dari MUI bisa jadi sedang proses audit. Beberapa poin yang menjadi aspek penilaian dalam sertifikasi hotel syariah antara lain, tidak menjual makanan dan minuman yang haram, tidak menyediakan hiburan yang tidak sesuai dengan syariah Islam.

Kemudian, dalam segi layanan spa, pijat juga harus dilayani dengan sesama muhrim. Tak hanya itu, karyawannya juga diharuskan menggunakan atribut syariah.

Country Market Manager Traveloka, John Safenson mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, hotel halal yang ada di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan.

" Berdasarkan data Traveloka, sejak 2015-2017 hotel halal itu mengalami pertumbuhan lebih dari 400 persen," kata John.

Menurutnya, dari semua hotel halal yang ada, tidak semua pengunjungnya beragama Islam. Hal itu menunjukkan, orang non muslim pun tidak mempermasalahkan label halal.

" Kalau bawa keluarganya menginap, tentu ingin mengajaknya ke tempat yang baik," ucap dia.

Topik Terkait :

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone

Jangan Lewatkan