Panduan Sholat Safar, Jamak dan Qashar untuk Traveler Muslim

Selain Jamak dan Qashar, setiap traveler muslim dianjurkan pula untuk melaksanakan sholat Safar ketika melakukan sebuah perjalanan jauh.

Puri Yuanita
| 3 November 2017 13:19

Dream - Para traveler muslim yang tengah dalam perjalanan jauh, ke luar negeri misalnya, sebisa mungkin jangan sampai meninggalkan sholat lima waktu ya. Sepadat apapun aktivitasmu ketika traveling.

Jika memang kondisinya terdesak sehingga kamu kesulitan untuk melakukan sholat wajib, Islam memberikan jalan lain yang memudahkan. Yakni, dengan melakukan sholat Jamak dan Qashar.

Selain kedua sholat itu, setiap traveler muslim dianjurkan pula untuk melaksanakan sholat Safar ketika melakukan sebuah perjalanan jauh. Dengan ini diharapkan setiap perjalanan yang dilakukan oleh para traveler akan senantiasa diiringi keselamatan serta bernilai ibadah.

Nah, sebagai panduan bagi Sahabat Dream Travel yang hobi traveling jarak jauh, berikut kami berikan ulasan mengenai sholat Safar, Jamak dan Qashar yang bisa dilakukan dalam perjalanan. Disimak yuk!

1. Sholat Safar

Sholat Safar adalah sholat sunah yang dikerjakan ketika akan bepergian ataupun sepulang dari bepergian. Cara melakukan sholat ini sama dengan sholat fardhu, baik gerakan maupun bacaannya.

Bedanya, hanya pada niatnya saja. Sholat Safar bisa dilakukan dua rakaat atau empat rakaat.

Berikut niat sholat Safar 2 rakaat:

Ushalli sunnatas safari rak'ataini Lillahi Ta'ala (Aku niat sholat sunah Safar dua rakaat karena Allah Taala).

Berikut niat sholat Safar 4 rakaat:

Ushalli sunnatas safari arbaa raka'atin Lillahi Ta'ala (Aku niat sholat sunah Safar empat rakaat karena Allah Taala).

Setelah selesai sholat Safar, dan saat kamu akan keluar rumah bacalah doa ini: Bismillahi Tawakkaltu Alallahi, La Haula WaLaa Quwwata Illa Billah (Dengan menyebut mama Allah, aku berserah diri kepada-Mu, tiada daya upaya kecuali pertolongan Allah).

Kemudian, apabila kamu sudah berada di kendaraan, bacalah doa ini: Subhanalaladzi Sakharalanaa Hadzaa Wamaa Kunna Lahuu Muqriniin, Wa Inna Ilaa Rabbinaa Lamunqalibuun (Maha Suci Allah yang memudahkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami)

2. Sholat Jamak

Sholat Jamak adalah mengumpulkan dua sholat dalam satu waktu. Contohnya, sholat Zuhur dilaksanakan pada waktu Ashar. Hal ini bisa dilakukan saat traveler terdesak sehingga tak bisa melakukan sholat Zuhur. Ia kemudian dapat melakukan sholat Zuhur pada waktu Ashar. Caranya, setelah masuk waktu Ashar lakukanlah sholat Zuhur dulu lalu dilanjutkan dengan sholat Ashar.

Adapaun sholat-sholat yang bisa dijamak yakni sholat Zuhur dijamak dengan Ashar, dan sholat Maghrib dijamak dengan Isya. Sementara sholat Subuh tidak bisa dijamak dengan apapun.

Sholat Jamak terbagi menjadi dua jenis. Pertama, Jamak Taqdim yaitu mengumpulkan 2 waktu sholat pada waktu sholat yang pertama. Misalnya, menjamak shalat Zuhur dan Ashar di waktu sholat Zuhur. Sholatnya masing-masing 4 rakaat.

Berikut niat Jamak Taqdim: " Saya berniat sholat Zuhur empat rakaat di-Jamak dengan Ashar dengan Jamak Taqdim menghadap kiblat Fardu karena Allah Ta'ala"

Kedua, Jamak Takhir yaitu mengumpulkan 2 waktu sholat pada waktu sholat yang terakhir. Misalnya, menjamak sholat Maghrib dengan sholat Isya di waktu sholat Isya.

Berikut niat Jamak Takhir: " Saya berniat sholat Maghrib di-Jamak dengan Isya dengan Jamak Takhir menghadap kiblat Fardu karena Allah Ta'ala" .

3. Sholat Qashar

Sholat Qashar yaitu menjadikan sholat yang berjumlah 4 rakaat menjadi 2 rakaat. Seperti sholat Zuhur, Ashar dan Isya. Sedangkan sholat Maghrib dan Subuh tidak bisa di-Qashar.

Nah, sholat Jamak dan Qashar boleh dilakukan sekaligus. Misalnya, mengumpulkan sholat Zuhur dengan sholat Ashar pada waktu Ashar (di-Jamak dan di-Qashar masing-masing menjadi 2 rakaat). Jadi saat masuk waktu Ashar, kita lakukan sholat Zuhur 2 rakaat kemudian sholat Ashar 2 rakaat.

Sebelum melakukan sholat-sholat tersebut, ada beberapa syarat pula yang harus Sahabat Dream ketahui. Ada beberapa syarat yang menentukan boleh tidaknya seseorang melakukan sholat Jamak dan Qashar, yaitu:

1. Musafir perjalanan melebihi 81 KM
2. Tidak niat bermukim melebihi 4 hari.
3. Tidak berimamkan imam yang sempurna rakaatnya.
4. Masih dalam musafir ketika mengerjakan sholat.
5. Perjalanan tidak bertujuan melakukan maksiat.
6. Mengetahui destinasi yang dituju.

Nah, Sahabat Dream Travel dengan panduan ini tak ada lagi alasan untuk meninggalkan sholat lima waktu saat sedang bepergian jauh ya. Semoga bermanfaat!

(Berbagai sumber)

Jokowi Ulang Tahun, Relawan Potong Tumpeng

Jangan Lewatkan