Pelabuhan Padangbai Dibenahi Demi Majunya Wisata Bali

Selain Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk, rupanya Pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem juga dinilai berpotensi besar memajukan pariwisata Bali.

Ratih Wulan
| 8 November 2016 13:23

Dream - Pulau Bali terbukti masih merajai dunia pariwisata Indonesia. Maka tak heran jika pemerintah terus mengembangkan infrastruktur di kawasan Pulau Dewata demi mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.

Selain Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk, rupanya Pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem juga dinilai berpotensi besar. Hal itu menjadi sorotan Kementerian perhubungan untuk dibenahi.

" Pengembangan Pelabuhan Padangbai dapat menjadi salah satu pendorong meningkatnya sektor pariwisata di Bali," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Penyeberangan Padangbai, Senin, 7 November 2016.

Menhub menyempatkan untuk meninjau fasilitas kapal ferry yang sedang sandar, yaitu KM Dwihan Bahari. Dilanjutkan dengan dialong singkat dengan para pengemudi yang sedang menunggu kedatangan kapal.

" Pelabuhan pariwisata harus terus dikembangkan, karena sektor ini yang menjadi tulang punggung Provinsi Bali. Untuk itu kita harus segera menyelesaikan proses-proses agar pelabuhan ini dapat menjadi bagian dari peningkatan potensi pariwisata khususnya di Kabupaten Karangasem," jelas Menhub Budi.

Menhub juga berpendapat jika terjadi kelebihan volume lalu lintas di bali, maka dapat mengurangi serta merugikan pariwisata. Untuk itu, menurutnya perlu dilakukan upaya-upaya baru untuk menghindari hal itu.

Salah satu pengembangan yang dapat dilakukan adalah mengkaji rute-rute baru. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pergerakan angkutan di Pelabuhan Penyeberangan Padangbai, yang menjadi salah satu akses mobilitas penumpang maupun barang dari Pulau Jawa, Nusa Tenggara dan sekitarnya menuju ke Pulau Dewata.

" Untuk pelabuhan ini, kita akan lebih lakukan banyak reroute. Kalau untuk pengembangan kapasitas, saya pikir saat ini sudah cukup memadai," imbuhnya.

Selanjutnya, Menhub Budi menilai keberadaan Pelabuhan Penyeberangan Padangbai sangat potensial bagi Kabupaten Karangasem. Volume pergerakan baik penumpang maupun kendaraan semakin bertambah. Ia mengatakan, bisa saja diadakan pergerakan rute baru dari Gilimanuk langsung ke Padangbai untuk membantu mengurai kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk.

" Tadi disampaikan, paling parah terjadi macet di Gilimanuk hingga 2 (dua) jam. Jadi kita akan upayakan cara misalnya, apa bisa langsung dari Gilimanuk ke sini," ungkapnya.

Budi mengatakan, akan menginventarisir pelabuhan penyeberangan yang ada di Bali, termasuk Padangbai untuk mencari bentuk yang ideal terkait pengelolaannya.

Tercatat, tren pergerakan penumpang, kendaraan, maupun muatan barang di Pelabuhan Penyeberangan Padangbai terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2015 jumlah penumpang sebesar 715 ribu penumpang turun dan 800 ribu penumpang naik, kendaraan roda dua dan roda empat (277 ribu kendaraan turun dan 312 ribu kendaraan naik), bagasi/barang (957 ribu barang turun dan 1 juta barang naik).

Topik Terkait :

Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal

Jangan Lewatkan