Pelesir ke Labuan Bajo, Valentino Rossi Pilih Nginap di Kapal

Pembalap sepeda motor kelas "Moto GP" asal Italia tersebut, Senin 23 Januari 2017 kemarin, mengunjungi Labuan Bajo.

Puri Yuanita
| 24 Januari 2017 10:21

Dream - Kabar mengejutkan datang dari Valentino Rossi. Pembalap sepeda motor kelas " Moto GP" asal Italia tersebut, Senin 23 Januari 2017 kemarin, mengunjungi salah satu destinasi wisata prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ketua Pokja percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S. Thaib menerima laporan PIC-nya Shana Fatina, bahwa pembalap yang pernah meraih sembilan kali juara dunia Moto GP tersebut sudah menginjakkan kakinya di Labuan Bajo.

" Ini kabar yang bagus, dan sangat tepat Rossi berwisata ke salah satu destinasi prioritas tanah air kita," ujar Hiram melalui keterangan pers tertulis.

Ia juga mengatakan, kunjungan pembalap dunia yang dijuluki " The Doctor" di Labuan Bajo itu tentu memiliki efek branding tersendiri karena dia merupakan pembalap besar kelas dunia yang selalu disoroti oleh pers internasional. " Tentunya kami berharap kunjungan Rossi nantinya bisa mempromosikan lebih luas lagi destinasi Labuan Bajo yang sudah terpilih sebagai salah satu destinasi unggulan," katanya.

Menpar Arief Yahya pun senang dengan kabar bahwa Rossi berwisata bahari di Labuan Bajo. Makin banyak artis dan selebriti dunia yang sudah menikmati keindahan Komodo, Pink Beach, Manta Point dan bawah laut Labuan Bajo. " Semakin meyakinkan bahwa Labuan Bajo itu sudah masuk dalam radar global level destination," kata Arief Yahya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Marius Ardu Jelamu juga mengaku senang dengan kedatangan Rossi. Kata dia, pembalap besar seperti Valentino Rossi yang namanya sudah mendunia itu juga tentu memiliki akun media sosial yang diikuti jutaan followers sehingga akan lebih mengenalkan Labuan Bajo di mata dunia.

" Dia kan akan memfoto atau mengambil video di destinasi unggulan tersebut sehingga bisa disaksikan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia dan nantinya akan menjadi viral dan menjadi heboh diperbincangkan, ini promosi yang sangat efektif untuk destinasi unggulan kita ini," katanya.

Marius mengaku belum mengetahui berapa lama Valentino Rossi mengunjungi daerah setempat namun dia berharap agar, si pembalap bisa menikmati keindahan alam wisata setempat sehingga bisa diceritakan kepada rekan atau kenalannya di berbagai negara.

" Mudah-mudahan setelah dia melihat komodo atau snorkling di perairan tersebut serta menyaksikan keindahan wisata alam dan keunikan budaya di sana, dia bisa menceritakan kepada teman-temannya para pembalap dunia sehingga mereka juga bisa berkunjung dengan mempublikasikannya di dunia maya atau digital yang dia miliki," ujarnya.

Tidak hanya destinasi di Labuan Bajo yang dikunjungi, dia juga berharap, di masa mendatang, berbagai destinasi lain yang tidak kalah menarik seperti Kelimutu di Kabupaten Ende, budaya berkuda (Pasola) juga Pantai Nihiwatu di Sumba Barat, kemudian di Alor, Rote dan lainnya juga bisa dikunjungi.

Sekadar informasi, Rossi memiliki 4,8 juta followers di Twitter yang bisa menjadi viral. Terutama untuk lebih mengenalkan Labuan Bajo di mata dunia. Sementara itu, saat Rossi ke Labuan Bajo, rekan setimnya di Movistar Yamaha, Maverick Vinales, juga sedang berada di Indonesia. Bedanya, Vinales yang baru bergabung di Yamaha itu bukan berlibur, melainkan mempromosikan produk dan menjajal Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Dan untuk diketahui, saat mengunjungi dan menikmati liburan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), ternyata Valentino Rossi menggunakan kapal untuk dijadikan tempat penginapan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Supiyanto. Kata dia, Rossi sudah menikmati keindahan Labuan Bajo dan menginap di Kapal. Supiyanto berjanji akan memberi informasi yang lengkap jika sudah mendapatkan data soal keberadaan Valentino Rossi di Labuan Bajo.

BERANI BERUBAH: Kisah Sukses Si “Guide” Lokal

Jangan Lewatkan