Penduduk Pulau Jeju Waspadai Infeksi Covid-19 Saat Pariwisata Dibuka

Sektor pariwisata bergembira, namun berbeda dengan penduduk setempat

Ulyaeni Maulida
| 4 Mei 2020 15:32

Memiliki manfaat yang tidak proposional

Ada beberapa restoran di dekat Museum Teh Osulloc, tetapi banyak yang tutup pekan lalu. Bisnis tersebut berkembang sangat kontras dengan nasib suram restoran kecil lainnya yang menjual ikan dan sushi di seberang jalan. Bisnis di sana lambat. Tidak ada pelanggan.

Bagi wisatawan di Jeju, lokasi yang nyaman tampaknya tidak menjadi kriteria yang dipertimbangkan ketika memutuskan tempat untuk dikunjungi.

Kedai minum berlantai dua di Seoguipo City menunjukkan tren bahwa para pelancong yang lebih muda, lebih menyukai perjalanan trek yang tidak biasa di pulau itu.

Di Pulau Jeju, virus Covid-19 telah menjadi ujian terbesar bagi mereka yang berada di sektor pariwisata. Sementara itu, pandemi nampaknya telah memberikan cara baru dalam berbisnis.

Saat para wisatawan mulai pilih-pilih dengan tujuan tempat mereka berkunjung, para penduduk pun mulai berusaha beradaptasi dengan pola perubahan ini.

(Sumber: m.koreatimes.co.kr/)

Momen Shafira Fitri Baraja Juara DIW 2022 Jalani Umroh

Jangan Lewatkan