Punya Uang Segini, Kamu Bisa Jalan-jalan ke Luar Angkasa

Wisatawan akan diterbangkan pada 2019. Apa saja yang bisa dilakukan di luar angkasa? Tenang, banyak kegiatan yang bisa kalian lakukan di luar angkasa sana.

Eko Huda S
| 1 Maret 2018 09:35

Dream - Kalian bosan berwisata di dalam negeri? Atau sudah tak tertarik lagi dengan suasana tempat-tempat indah di mancanegara? Mungkin kini saatnya bagi kalian untuk mencoba melancong ke luar angkasa.

Jangan khawatir. Sudah banyak program yang dibuat untuk berwisata ke luar angkasa. Terbaru, perusahaan luar angkasa Rusia berencana mengirim wisatawan ke Stasiun Luar Angkasa untuk pertama kalinya.

" Kami sedang mendiskusikan kemungkinan mengirim turis ke luar angkasa," kata Vladimir Solntsev, kepala Energia, perusahaan luar angkasa Rusia, dikutip Dream dari Komsomolskaya Pravda via Asia One, Kamis 1 Maret 2018.

Rencana ini bukan tanpa dasar. Selain telah ada beberapa pihak yang membuat rencana serupa, mereka membicarakan rencana ini dengan analisis yang diberikan para analis. " Analis pasar telah mengonfirmasi: orang-orang kaya siap membayar untuk ini," tambah Solntsev.

Dia mengatakan, tarif untuk ebrwisata ke luar angkasa dipatok sekitar US$100 juta. Jika dirupiahkan kira-kira setara 1,3 triliun. " Mungkin bisa kurang untuk turis pertama," ujar Solntsev.

Apa saja yang bisa dilakukan di luar angkasa? Tenang, banyak kegiatan yang bisa kalian lakukan di luar angkasa sana. Para turis bisa, " berjalan di luar angkasa dan membuat film atau video klip."

Bagi Energia, rencana ini bukanlah mustahil. Sebab, mereka telah sukses mengirim manusia ke luar angkasa pada 1961. Kala itu, mereka mengirim Yuri Gagarin.

Saat ini, mereka membangun modul baru bernama NEM-2 untuk mengantarkan turis ke Stasiun Luar Angkasa.

Menurut Solntsev, NEM-2 --nama ini masih belum ditetapkan-- bisa menampung empat hingga enam orang. Wahana ini akan dilengkapi dengan kabin yang nyaman, dua toilet, dan akses internet. " Ini akan diluncurkan pada 2019," tutur dia.

" Pada dasarnya ini akan nyaman, senyaman di luar angkasa," tambah Solntsev. Menurut dia, perusahaan dirgantara asal Amerika Serikat, Boeing, tertarik bergabung dengan program ini.

Perlombaan untuk mengirim wisatawan ke luar angkasa saat ini didominasi perusahaan-perusahaan Barat, seperti perusahaan asal AS, Virgin Galactic, yang melaunching SpaceShipTwo pada 2016.

Sementara, Rusia juga sudah berpengalaman mengirim pendiri Cirque du Soleil, Guy Laliberte, ke luar angkasa pada 2009. Miliarder itu berada di luar angkasa selama dua pekan.

Sedangkan, enterprener berdarah Iran-AS, Anousheh Ansari, menjadi turis wanita pertama yang melancong ke luar angkasa. Dia pergi ke luar angkasa pada 2006. 

Topik Terkait :

Biduan Gendong Pengantin Pria di Pelaminan

Jangan Lewatkan