Rp130 Juta untuk Temukan Turis Singapura yang Hilang di Komodo

Penawaran imbalan sebesar US$ 10.000 atau sekitar Rp130 juta telah ditawarkan bagi siapapun yang berhasil menemukan keberadaan Rinta.

Puri Yuanita
| 20 Juli 2017 15:28

Dream - Tim penyelamat Indonesia masih mencari seorang turis wanita asal Singapura yang dilaporkan hilang setelah melakukan penyelaman di perairan sekitar Gili Lawa di dekat Pulau Komodo, Indonesia.

Rinta Paul Mukkam, 40, pergi untuk menyelam pada pukul 12.30, hari Kamis 13 Juli 2017 dan setelah itu tak kunjung kembali, menurut saudara laki-lakinya yang mengajukan permohonan bantuan lewat Facebook.

Saudara laki-lakinya, Roy Paul Mukkam, mengatakan, Kementerian Luar Negeri telah menginformasikan kepada keluarga bahwa operasi pencarian dan penyelamatan telah dibatalkan pada hari Kamis malam dan akan dilanjutkan pada pukul 5 pagi hari Jumat.

MFA mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu lalu bahwa Kedutaan Besar Singapura di Jakarta telah melakukan kontak dengan pemerintah daerah mengenai warga Singapura yang hilang di perairan Gili Lawa, Nusa Tenggara Timur. Mereka juga sudah mengontak Badan SAR Nasional (BASARNAS), dan operasi pencarian dan penyelamatan pun masih berlangsung hingga kini.

Ditambahkan bahwa kedutaan tersebut juga sudah mengerahkan petugas konsuler ke lokasi tersebut dan mereka akan terus memberikan bantuan yang diperlukan keluarga turis Singapura yang hilang itu.

Menurut laporan lokal, Mukkam diyakini telah menyelam bersama 15 orang lainnya di atas kapal KLM Seamore Papua, yang dikelola oleh operator selam Seamore Papua. Seorang pejabat National Search and Rescue Agency mengatakan jika pihaknya menerima laporan orang hilang sekitar pukul 02.30 siang pada hari Kamis. Tim penyelamat yang terdiri dari 6 oran pun langsung ditugaskan untuk mencari Mukkam namun tidak berhasil menemukannya.

Proses pencarian Rinta Paul Mukkam pun masih terus dilakukan oleh Kepolisian Resor Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Informasi pun telah dikumpulkan dari beberapa saksi. Namun proses penyelidikan baru bisa dilakukan setelah proses pencarian korban selesai.

Demi melancarkan pencarian korban, seorang kerabat Rinta, Srinesh Balakrishnan, sampai menggalang donasi melalui situs penggalangan dana hingga mendapatkan donasi sebesar $125.000 ditambah dengan sebuah helikopter.

Donasi yang terkumpul itu bakal digunakan untuk pencarian pribadi, mendampingi Basarnas. Penawaran imbalan sebesar US$ 10.000 atau sekitar Rp130 juta telah ditawarkan bagi siapapun yang berhasil menemukan keberadaan Rinta.

(Berbagai sumber)

 

IEL University Super Series 2021 | STMIK Pontianak - Road To IEL

Jangan Lewatkan