Salju Kembali Turun di Arab Saudi, Pertanda Apa?

Suhu di Saudi juga diprediksi akan turun drastis, yakni mencapai di bawah nol derajat celcius.

Puri Yuanita
| 21 Januari 2018 08:15

Dream - Fenomena salju di padang pasir bukan lagi merupakan hal yang asing. Terutama di negara bagian Timur Tengah, yakni Arab Saudi.

The General Authority of Meteorology and Environmental Protection memprediksi bahwa bagian utara Arab Saudi akan dihujani oleh salju mulai hari Jumat, 19 Januari 2018.

" Akan ada angin dingin yang berhembus ke arah utara sekitar tanggal 19-20, dan akan bertahan selama lebih dari seminggu," kata Hussein Al-Qathani, juru bicara pemerintahan Arab Saudi seperti dikutip dari laman Scoop Empire.

Suhu juga diprediksi akan turun drastis, yakni mencapai di bawah nol derajat celcius. Suhu ekstrem tersebut akan menyelimuti daerah Tabuk dan Jawf. Selain itu, akan ada perkiraan hujan sebesar 10 persen.

Di sisi lain, daerah kerajaan termasuk Riyadh dan Provinsi Timur justru akan mengalami badai pasir. Badai tersebut akan mengurangi jarak pandang objek dari jarak 1.000 meter.

(Sumber: scoopempire.com/Annisa Mutiara Asharini)

Topik Terkait :

BERANI BERUBAH: Mobil Wifi Penyelamat Siswa

Jangan Lewatkan