Sandiaga Pastikan Penerapan TCA Untuk Batam dan Bintan Bareng dengan Bali

TCA akan memudahkan wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia, meski perbatasan masih ditutup.

Ahmad Baiquni
| 20 April 2021 19:34

Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan penerapan Travel Corridor Arrangement masih dalam penyiapan. Tetapi dia memastikan nantinya TCA untuk tiga destinasi yaitu Bali, Batam dan Bintan akan diterapkan secara bersamaan.

Sandiaga mengungkapkan untuk saat ini TCA masih terkonsentrasi di tiga destinasi tersebut. Meski belum final, sudah ada sejumlah negara yang mulai menanyakan kapan TCA itu akan diberlakukan dan menyatakan siap menjadi mitra.

" Ibu Menlu menyebut Uni Emirat Arab dan Qatar karena kedua negara itu sampai sekarang masih melayani penerbangan dari dan ke Indonesia. Tapi finalisasi masih menunggu kesiapan lain yang harus direalisasikan," ujar Sandiaga.

Selain dua negara tersebut, Polandia dan Ukraina terus bertanya mengenai waktu realisasi TCA. Sandiaga pun menyebut ada beberapa syarat yang bakal diterapkan untuk wisatawan mancanegara masuk Indonesia dalam kerangka TCA.

" Pre-departure PCR Test. Kemudian, sudah vaksin atau belum dan di mana saja daerah berkegiatan mereka di zona hijau," kata Sandiaga.

Evaluasi per pekan tetap dijalankan pada TCA Bintan-Batam dengan Singapura. Termasuk soal kemungkinan ketentuan karantina bagi wisman.

" Banyak pembahasan yang harus diselesaikan karena ini merupakan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah setempat, para stakeholder, dan masyarakat lokal," ucap Sandiaga.

Kesepakatan TCA Bali akan berjalan dengan konsep yang sama. Nantinya, praktik TCA akan didorong di tiga " zona hijau," yakni Nusa Dua, Sanur, dan Ubud.

Di samping itu, dorongan penyelenggaraan MICE dalam bingkai protokol kesehatan, work from destination, dan school from Bali untuk wisatawan nusantara (wisnus) tetap disuarakan.

Muhasabah bersama Ustaz Erick Yusuf

Jangan Lewatkan