Terpesona Adat dan Budaya Desa Wisata Hilisimaetanö Nias Selatan

Hingga kini, Desa Hilisimaetanö masih teguh menjaga nilai adat istiadat serta peninggalan para leluhur mereka.

Dwi Ratih
| 23 Juni 2022 15:37

Dream - Melestarikan serta menjaga kebudayaan Tanah Air sudah jadi kewajiban seluruh masyarakat agar nilai-nilai budaya tetap bisa diwariskan ke anak dan cucu kelak.

Selain sebagai aset berharga di kehidupan berbangsa, warisan nenek moyang itu pun bisa jadi hal yang dapat diperlihatkan untuk dunia. Salah satu caranya adalah terus mengenalkan dan mengaplikasikan segala bentuk warisan budaya yang dimiliki.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno kagum menyaksikan adat istiadat dan budaya di Desa Wisata Hilisimaetanö, Kecamatan Maniamölö, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara yang masih dijaga dan dilestarikan dengan baik oleh masyarakat setempat.

" Kekentalan adat budaya lompat batu, tari perang, tari harimau, sampai penganugerahan tadi sudah saya nikmati. Dan saya melihat kekentalan sejarah dan budaya, saya melihat ini adalah atraksi utama kita, tradisi budaya untuk mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Nias Selatan. Dan ini adalah pariwisata berbasis komunitas," kata Menparekraf Sandiaga, saat visitasi Desa Wisata Hilisimaetanö yang masuk ke dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Rabu, 22 Juni 2022 kemarin.

Desa Wisata Hilisimaetanö merupakan salah satu desa adat tertua di tanah Nias Selatan. Hingga kini, Desa Hilisimaetanö masih teguh menjaga nilai adat istiadat serta peninggalan para leluhur mereka.

Selanjutnya :

Rumah adat masih terpelihara

Respon Warganet Usai Hotman Paris Minta Maaf ke MUI Terkait Kontroversi Holywings

Jangan Lewatkan