Saudi Jadi Negara Kawasan Teluk Teraman Dikunjungi Selama Pandemi

Tingkat kematian harian di Saudi bahkan di bawah 20 kasus.

Ahmad Baiquni
| 2 Desember 2020 20:27

Dream - Pandemi Covid-19 membawa dampak yang dirasakan hampir seluruh negara. Sektor pariwisata terkena pukulan hebat lantaran tak ada pelancong yang bisa bepergian.

Namun demikian, selama pandemi berlangsung sejumlah negara mulai berbenah dan beradaptasi. Sejumlah protokol kesehatan diterapkan agar masyarakat aman beraktivitas dan pelancong bisa datang lagi.

Demikian pula dengan Arab Saudi. Sejumlah langkah pencegahan diterapkan hingga akhirnya Saudi menjadi satu-satunya negara di kawasan Teluk yang aman untuk dikunjungi wisatawan, berdasarkan penilaian Wego Travel Blog.

Penilaian tersebut menggunakan metodologi yang mencakup kriteria epidemiologi, kemampuan negara mengurangi dan menstabkan penyebaran virus secara signifikan, kapasitas sistem kesehatan, serta pengujian skala besar untuk deteksi dan pantauan infeksi.

Tingkat kematian akibat Covid-19 di Saudi terus menurun. Jumlah kematian harian di Saudi kurang dari 20 kasus per hari sejak 12 November 2020.

Sedangkan total kematian sejak awal pandemi mencapai 5.870. Ada 220 kasus baru yang tercatat, sehingga jumlah totalnya menjadi 356.911 kasus positif.

Tingkat kesembuhan di Saudi sebesar 96,9 persen. Riyadh mencatat jumlah kasus baru tertinggi dengan 55 pasien, lalu Jeddah di urutan kedua dengan 28 pasien, disusul Madinah dengan 15 pasien, dan Mekah 12 pasien.

Dalam daftar yang disusun Wego, urutan teratas negara paling aman dari Covid-19 diduduki Australia, diikuti Selandia Baru, Singapura, Zambia, dan Kuba.

Israel, Bahrain, dan Uni Emirat Arab masuk dalam daftar level kedua karena kasus positif sedang meningkat. Sedangkan Qatar, Irak, dan Iran masuk dalam kategori paling berbahaya karena mencatatkan kasus positif paling tinggi, seperti dilansir Arab News

 

Topik Terkait :

Merinding! Pesan Terakhir Syekh Ali Jaber Sebelum Masuk ICU

Jangan Lewatkan