Memulihkan Kondisi Pariwisata Lewat Aplikasi Digital Karya Anak Negeri

Kemenparekraf siap memanfaatkan 'Tlusur', aplikasi terkini berisi segala hal soal pariwisata.

Arie Dwi Budiawati
| 22 Maret 2021 16:31

Dream – Pemanfaatan teknologi digital untuk bisa pulih dari pandemi Covid-19 menjadi semacam keharusan. Dengan digital, langkah pemulihan bisa cepat dilakukan.

Menyadari hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan pihaknya siap memanfaatkan teknologi untuk memulihkan pariwisata. Salah satunya melalui 'Tlusur', aplikasi buatan PT Fantastis Anak Bangsa (FAB) yang menyediakan informasi mengenai destinasi wisata di Indonesia, mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga pemberlakuan pembatasan 

“ Aplikasi ini akan melaporkan penggunanya ketika suatu destinasi wisata itu dalam kapasitas kosong, begitu pun sebaliknya,” ujar Sandiaga, dikutip dari laman Kemenparekraf.

Sandiaga berharap aplikasi dapat pula mendukung penguatan testing dan tracing di sekitar destinasi wisata. Apalagi mengingat sebentar lagi Pemerintah menerapkan Safe Travel Corridor di sejumlah destinasi wisata di Bali. 

" Begitu Bali dibuka untuk wisatawan, akan ada tiga zona hijau. Jadi nanti kalau misalnya wisatawan yang datang telah terdaftar di aplikasi ini, pergerakan mereka dalam ketiga zona ini bisa terpantau,” kata Sandiaga.

Aplikasi yang akan memasuki masa alpha testing ini akan dikolaborasikan dengan apilkasi kesehatan yang sudah ada saat ini. Seperti e-HAC dari Kementerian Kesehatan dan Pedulilindungi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

" Selain itu kita akan kolaborasikan aplikasi ini dengan aplikasi-aplikasi yang telah dikembangkan oleh pemerintah daerah. Sekarang aplikasi ini akan memasuki alpha testing pertama, dilanjutkan dengan beta testing,” kata dia.

Aplikasi ini diharapkan sudah bisa digunakan pada Juni atau Juli mendatang. Ke depan, aplikasi ini akan bisa diakses di seluruh destinasi wisata di Indonesia. 

Chief Executive Officer PT FAB, Fritz Tobing, mengatakan aplikasi ini diharapkan memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang berwisata di masa pandemi Covid-19.

“ Aplikasi ini konsepnya melindungi para wisatawan dengan update tracking terkini dan membagikan berbagai informasi dari destinasi wisata yang ada di Bali,” kata Fritz.

Selain itu, Fritz juga berharap kepercayaan wisatawan untuk mengeksplorasi berbagai destinasi wisata meningkat. Khususnya destinasi wisata yang ada di Bali.

" Jadi kita ingin wisatawan dapat menelusuri berbagai destinasi wisata yang ada di Bali dengan aman dan nyaman,” kata dia.

Selanjutnya :

Dikolaborasikan

Nagita Positif hamil Anak Kedua

Jangan Lewatkan