Selain Paspor dan Visa, Kini Vaksin dan Booster Jadi Syarat Baru Traveler

Ketentuan ini segera berlaku secara global.

Ahmad Baiquni
| 22 Agustus 2021 13:12

Dream - Pemerintah AS tengah menyusun rencana membuat suntikan booster Covid-19, yang tersedia bagi orang Amerika mulai bulan September mendatang. Langkah ini dilakukan karena negara termasuk Kroasia dan Austria, memperketat aturan masuk negaranya.

Dengan menetapkan tanggal kadaluarsa pada sertifikat vaksin milik traveler berdasarkan kapan mereka menerima suntikan terakhir. Jika tren ini berlanjut, apakah orang perlu meninjau vaksin mereka sebelum merencanakan perjalanan ke luar negeri?

Meski baru AS yang tengah mempersiapkan diri, langkah yang sama akan diterapkan di banyak negara. Segera, aturan ini akan berlaku secara global.

Dikutip dari Lonely Planet, mulai 20 September 2021, orang Amerika yang menerima vaksin Pfizer atau Moderna akan memenuhi syarat untuk menerima suntikan ketiga atau yang dikenal dengan booster. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kekhawatiran akibat lonjakan kasus varian Delta yang menuntut peningkatan kekebalan tubuh.

Program suntikan booster akan memberikan kesempatan untuk menerima vaksin mRNA ketiga, yaitu delapan bulan setelah dosis kedua mereka.

" Ini adalah cara terbaik untuk melindungi diri kita dari varian baru apa pun yang mungkin muncul," kata Presiden AS Joe Biden saat mengumumkan berita tersebut, Rabu 18 Agustus 2021.

Suntikan booster awalnya akan diberikan terutama pada petugas kesehatan, penghuni panti jompo, dan lansia. Semuanya termasuk kelompok pertama yang divaksinasi pada akhir 2020 dan awal 2021.

 

Selanjutnya :

Batas waktu vaksin untuk traveler

Topik Terkait :

Jalan Terjal Kasus Jerinx, Kini Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Jangan Lewatkan