Setelah Super Blood Moon, Satu Lagi Fenomena Langka Terjadi

Kabarnya, fenomena langka tersebut bakal terjadi pekan ini lho!

Puri Yuanita
| 13 Februari 2018 11:25

Dream - Jika bulan lalu kamu tak sempat menyaksikan Super Blue Blood Moon, jangan sampai melewatkan lagi fenomena yang satu ini. Yup, sebuah fenomena astronomi bakal menghiasi langit kembali minggu ini. Yakni Gerhana Matahari Sebagian.

Seperti dinyatakan NASA, Gerhana Matahari Sebagian terjadi saat matahari, bulan, dan bumi tidak berbaris sempurna, yang berarti bulan hanya menutupi sebagian matahari dan bayang-bayangnya.

Ilusi itu bisa menciptakan bentuk bulan sabit atau membuat tampak seolah ada potongan yang hilang dari sinar matahari.

Gerhana tersebut akan terjadi pada 15 Februari dan akan terlihat di Amerika Selatan dan Antartika, menurut Time and Date. Masyarakat di Chile, Argentina, Uruguay, Brasil selatan, dan Paraguay selatan berkesempatan menyaksikan fenomena tersebut.

Gerhana ini akan dimulai pada sore hari, dan gerhana maksimum (ketika poros kerucut bayangan bulan paling dekat dengan pusat Bumi) akan muncul sekitar dua jam kemudian, dengan total kejadian berlangsung selama sekitar empat jam.

Bergantung pada tempat kamu menyaksikan, jumlah sinar matahari yang menghalangi bulan akan bervariasi, semakin tinggi ke bagian selatan. Bulan diperkirakan akan menutupi hingga 40 persen matahari di lokasi seperti Ushuaia, Argentina, menurut National Geographic.

Meskipun gerhana parsial, kamu yang ingin menyaksikan tetap harus melindungi pandanga karena berbahaya jika melihat langsung ke matahari. NASA merekomendasikan untuk menggunakan kacamata gerhana jika ingin melihat dengan aman.

(Sumber: travelandleisure.com)

Topik Terkait :

2 Aktor Laga Indonesia Bakal Main di 'JOHN WICK 3'

Jangan Lewatkan