Siap-siap, 2019 Keluar Jepang Wajib Bayar 1.000 Yen

Pemerintah Jepang memberlakukan restribusi keluar per 7 Januari 2019 untuk turis dan warganya sendiri.

Dwifantya
| 18 April 2018 12:07

Dream - Bagi Anda yang akan berlibur ke Jepang tahun depan, siap-siap menghadapi peraturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah setempat. Mulai 2019, turis yang meninggalkan Jepang diharuskan membayar retribusi keluar senilai 1.000 yen atau sekitar Rp130.000.

Peraturan ini telah disahkan oleh legislatif Jepang pada Rabu 11 April lalu. Retribusi keluar itu akan diterapkan pada 7 Januari 2019.

Bukan hanya turis asing, warga Jepang yang keluar dari Jepang menggunakan kapal atau pesawat terbang juga dikenakan retribusi ini. Namun, untuk wisatawan yang melakukan transit kurang dari 24 jam dan balita, tidak perlu membayar retribusi.

Melansir The Strait Times, Rabu 18 April 2018, Pemerintah Jepang mengklaim retribusi tersebut akan digunakan untuk menambah infrastruktur dan mempromosikan destinasi wisata terpencil di Jepang, serta kampanye pariwisata global. Pemerintah Jepang juga berencana untuk mendapatkan operator transportasi umum untuk memperluas layanan internet nirkabel gratis serta memperbanyak sistem pembayaran secara elektronik.

Media lokal Jepang menyebutkan dengan adanya retribusi tersebut, diperkirakan akan menambah fiskal sekitar 43 milar yen per tahun.

Sebenarnya bukan hanya Jepang yang memberlakukan retribusi keberangkatan. Sebelumnya ada Inggris, Amerika, Jerman, Singapura, Thailand, dan China yang juga memberlakukan retribusi tersebut.

Diketahui, pariwisata Jepang saat ini sedang meningkat pesat. Selama 2017 ada 28,69 juta wisatawan yang datang ke Jepang atau naik 19,3 persen dari tahun sebelumnya.

Topik Terkait :

Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal

Jangan Lewatkan