Siap-siap! Asteroid Raksasa Akan Melintas Dekat Bumi Pekan Ini

Asteroid seukuran rumah akan mengelilingi bumi dengan kecepatan tinggi.

Puri Yuanita
| 10 Oktober 2017 12:19

November Nanti, Bersiaplah Melihat Fenomena Alam Langka Ini

Dream - Ada beberapa keajaiban alam yang lebih memukau daripada langit gelap yang penuh dengan bintang jatuh, dan stiap bulan November planet kita akan " meluncur" ke sekumpulan debu ruang angkasa hingga menciptakan tontonan tahunan berupa hujan meteor Leonid.

Ini akan menjadi salah satu tahun terbaik untuk mengamati hujan meteor ini, terutama puncaknya pada saat bulan baru. Itu berarti tidak akan ada cahaya bulan untuk meghalangi pandangan.

Jadi ambil teleskop dan termos kopi panas. Inilah panduan definitif bagi kamu untuk menyaksikan Leonids.

Apa itu Leonid?

Meteor yang secara kolektif menciptakan hujan meteor Leonid tidak lebih dari debu dan puing-puing yang tertinggal setelah Komet 55P/Tempel-Tuttle, yang terakhir menukik melalui tata surya pada tahun 1998.

Ketika Bumi bertabrakan dengan puing-puing di orbitnya mengelilingi Matahari, debu menyatu dan bersinar saat menerpa atmosfer, menciptakan ilusi bintang jatuh.

" Tembakan" bintang ini disebut Leonids karena mereka selalu tampil datang dari kawasan langit malam dimana kamu juga akan menemukan konstelasi Leo, Singa. Itu disebut 'titik terang'.

Kapan saya bisa melihat hujan meteor Lenod?

Meskipun hujan meteor ini berjalan setiap tahun mulai 6 November hingga 30 November, hujan meteor Leonid 2017 akan mencapai puncaknya pada malam 17 dan 18 November, bertepatan dengan New Moon. Jadi, bersiaplah untuk merencanakan perjalanan wisatamu.

Dimana saya bisa melihat Leonids?

Hujan meteor Leonids dapat dilihat di belahan Bumi utara atau selatan. Kamu memerlukan tiga hal agar memiliki peluang maksimal untuk dapat melihat Leonids: langit gelap, cakrawala rendah, dan kesabaran. International Dark Sky Parks, National Parks, dan States Parks adalah tujuan ideal untuk menonton hujan meteor karena polusi cahaya bisa menghancurkan Leonids dengan sangat mudah.

Yang paling penting, adalah kamu jangan membuka ponsel. Sebab, cahaya putih layar akan menghambat penglihatan malam.

Kapan Leonids akan kembali?

Jika kamu merindukan mereka tahun ini, Leonids akan kembali lagi pada tanggal yang sama tahun 2018. Sebab, hujan meteor Leonids adalah salah satu fenomena selestial tahunan Bumi, jadi kamu dapat mencarinya setiap tahun pada waktu yang hampir bersamaan.

Namun, komet yang meninggalkan jejak puing yang kita sebut Leonid akan memakan waktu 33,24 tahun untuk mengelilingi Matahari. Saat ini berada di rasi Libra, dan saat kembali ke tata surya pada 2031, bersiaplah untuk menyaksikan hiruk pikuk bintang jatuh.

(Sumber: travelandleisure.com)

Topik Terkait :

Pro-Kontra Penggantian Nama Jalan dengan Nama Tokoh Betawi di Jakarta - DreamID

Jangan Lewatkan