Targetkan 20 Juta Wisatawan, Kemenpar Gandeng Adobe

Dengan memanfaatkan Adobe Experience Cloud, Kemenpar berharap bisa memperluas jangkauannya, terhubung dengan para wisatawan secara lebih baik serta meningkatkan daya saingnya di Asia.

Puri Yuanita
| 9 Agustus 2017 16:21

Dream - Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Republik Indonesia, telah bermitra dengan Adobe demi meningkatkan industri pariwisata nasional dan menghadirkan pengalaman luar biasa bagi para pelancong. Dengan memanfaatkan Adobe Experience Cloud, Kemenpar berharap bisa memperluas jangkauannya, terhubung dengan para wisatawan dengan lebih baik serta meningkatkan daya saingnya di Asia.

Adobe Experience Cloud merupakan sarana terkemuka untuk pemasaran digital (digital marketing) serta dapat membantu Kemenpar untuk mewujudkan sejumlah target penting yang kelak mengangkat profil Indonesia sebagai tujuan favorit.

Kerja sama ini bertepatan dengan meningkatnya arus pariwisata Indonesia, dan Kemenpar ingin memanfaatkan pertumbuhan tersebut. Pada 2016, Indonesia menyambut 12 juta turis mancanegara – naik 15.5 persen dari tahun sebelumnya. Tahun ini, Kemenpar ingin menarik kedatangan 15 juta turis mancanegara dan menargetkan 20 juta turis asing pada 2019.

" Indonesia merupakan tujuan wisata yang indah, dengan begitu banyak sumber daya. Kami dikenal akan kepulauan yang luar biasa, berbagai pantai yang alami dan budaya setempat. Namun, masih banyak yang belum dijajaki. Mengubah cara mengisahkan cerita kami dan terus-menerus mempromosikan berbagai tujuan dan kegiatan pariwisata terbaru kepada para audiens kami dari seluruh dunia adalah hal penting. Kemitraan dengan Adobe akan membantu kami terhubung dengan para wisatawan secara lebih efektif. Kami juga bisa memahami preferensi mereka dengan lebih baik serta menghadirkan pengalaman wisata yang sesuai," jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 9 Agustus 2017.

Sejalan dengan slogan " Go Digital" Kemenpar pada 2017, sarana cloud Adobe akan meningkatkan strategi transformasi digital dan menghubungkan mereka dengan wisatawan saat ini yang melek digital. Salah satu perangkat penting guna memastikan keberhasilan Kemenpar adalah Livefyre, bagian dari Adobe Experience Manager.

Livefyre akan membantu Kemenpar dalam memanfaatkan kekuatan user-generated content, dengan kemampuan menyaring miliaran konten media sosial yang dibuat para wisatawan setiap hari. Fitur ini secara rutin akan menyajikan arus informasi terbaru tentang pengalaman para wisatawan yang sebenarnya, dan bisa dibagikan dengan audiens global.

Secara bersamaan, Adobe Analytics akan menghadirkan kajian secara mendalam mengenai lalu lintas ke situs internet (web traffic) dan para pengunjung (visitors). Hal tersebut menjadi data untuk menyasar dan menarik minat pengunjung baru.

Inisiatif strategis lain dalam memperkuat jaringan dan jangkauan Kemenpar ialah menjalin kemitraan dengan maskapai penerbangan terkemuka. Lewat kerja sama dengan Adobe, Kemenpar tak hanya memperoleh akses terhadap jaringan mitra kerja Adobe dalam industri penerbangan, namun juga menempatkan mereka dalam sarana Adobe Experience Cloud agar Kemenpar mampu saling bertukar data segmen pelanggan pada masa mendatang.

Adobe Audience Manager, di sisi lain, akan membantu Kemenpar dalam mencari segmen pelanggan penting agar mereka dapat menjalankan kampanye pariwisata sesuai sasaran. Dalam tahun pertama kemitraan ini, Kemenpar ingin menjalin kemitraan dengan 10 maskapai penerbangan, termasuk Garuda Indonesia dan Air Asia sebagai langkah awal.

" Para wisatawan kini berharap banyak terhadap tujuan wisata yang dikunjungi. Berkat kekuatan internet dan media sosial, para pelanggan kini didukung oleh lebih banyak informasi dari masa-masa sebelumnya, dan dengan begitu, mereka ingin memperoleh pengalaman wisata yang lebih personal. Kini, pengalaman digital sama pentingnya dengan pengalaman di dunia nyata. Itu sebabnya, langkah memastikan kenyamanan di seluruh kanal menjadi sangat penting. Industri pariwisata harus berkembang, dan dapat menawarkan konten terbaru dan tepat sasaran, serta ditujukan kepada segmentasi audiens yang lebih luas, dalam waktu pengerjaan yang lebih singkat. Adobe pun sangat gembira karena bisa bekerja sama dengan Kemenpar dalam langkah penting yang memastikan setiap turis yang berkunjung ke Indonesia bisa memperoleh pengalaman wisata yang terbaik," jelas Tony Katsabaris, APAC Managing Director, Public Sector for Adobe.

Skandal Pelecehan Bos Miramax Terungkap ke Publik

Jangan Lewatkan