Tekan Kasus Covid-19 di Perjalanan, Thailand Larang Makan Minum di Pesawat

Akhir Desember, Thailand mengalami lonjakan kasus Covid-19 cukup tinggi.

Ahmad Baiquni
| 4 Januari 2021 18:46

Dream - Pandemi Covid-19 yang belum juga reda memaksa Thailand menerapkan aturan baru. Demi mengantisipasi penyebaran Covid-19 dalam perjalanan, Thailand melarang aktivitas makan minum di dalam pesawat.

Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT) mengumumkan aturan baru tersebut pada 31 Desember 2020 dan mulai berlaku terhitung 1 Januari 2021. Larangan ini dikenakan untuk seluruh rute penerbangan domestik Thailand.

Tak hanya untuk penumpang, larangan makan minum di dalam pesawat juga berlaku untuk awak kabin. Aktivitas ini hanya boleh dilakukan jika dalam keadaan darurat medis.

Jika penumpang ingin minum air, diharuskan untuk diarahkan ke bagian pesawat yang sepi dari penumpang lain. Setelah itu, penumpang boleh melepas masker dan minum air.

 Thai Airways

" Mengonsumsi makanan dan minuman dalam penerbangan akan ditangguhkan dalam semua penerbangan domestik," demikian pengumuman tersebut yang ditandatangani Wakil Direktur Jenderal CAAT, Sarun Benjanirat, dikutip dari Fox News.

Sebelumnya, larangan ini pernah diberlakukan Thailand di masa-masa awal pandemi namun dilonggarkan pada September. Selain makan minum, penyebaran surat kabar, majalah, maupun pamflet kepada penumpang dalam pesawat juga dilarang kecuali jika terkait keselamatan.

Larangan ini diberlakukan dengan tujuan untuk mengurangi sentuhan langsung yang berpotensi menjadi sarana penyebaran virus corona. Dengan begitu, diharapkan penularan Covid-19 di Thailand bisa ditekan.

Dalam beberapa hari terakhir, Thailand mengalami lonjakan kasus Covid-19. Pada rentang waktu 19-29 Desember 2020, terjadi lonjakan kasus baru sebanyak 1.783 pasien dengan kenaikan tertinggi terjadi pada 21 Desember 2020 sebanyak 809 pasien.

Video Detik-detik Mobil Presiden Jokowi Terjang Banjir di Kalsel

Jangan Lewatkan