Wisata Vaksin Sasar Wisnus dari Provinsi dengan Kecepatan Vaksinasi Rendah

Vaksin akan menggunakan Sinovac.

Ahmad Baiquni
| 29 Juni 2021 20:42

Paket 14 Hari Dapat 2 Dosis Vaksin

Konsep wisata sendiri dibuat selama 14 hari dengan wisnus menginap di hotel yang sudah bersertifikat CHSE. Pada hari pertama wisnus akan menerima dosis pertama, sedangkan dosis kedua diberikan saat kepulangan.

Syarat negatif rapid tes tetap diperlukan, baik untuk masuk ke Bali maupun kembali ke daerah masing-masing. Nantinya, vaksin yang digunakan adalah Sinovac namun bukan termasuk program vaksin gratis Pemerintah.

"(Paket vaksin) AstraZeneca sedang disusun karena itu perlu 11-12 minggu (jarak penyuntikan dosis pertama dan kedua). Kalau ada wisatawan yang mau berwisata selama itu, tentu kita sangat senang," kata Sandi.

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengatakan pihaknya juga membuka peluang wisata vaksin untuk turis mancanegara. Tetapi, vaksin yang digunakan tidak diambilkan dari jatah gratis pemberian Pemerintah.

"Saat Bali dibuka kembali, kita juga buka untuk wisatawan mancanegara dengan vaksin gotong royong dan mandiri, kita tidak akan ambil porsi vaksin gratis masyarakat," kata dia.

Kabar Terbaru Betharia Sonata, Makin Cantik Gunakan Hijab, Dipuji Awet Muda!

Jangan Lewatkan