Yogyakarta Larang Masuk Traveler dari Daerah Zona Merah dan Hitam Covid-19

Yogyakarta ingin menekan angka positif Covid-19.

Ahmad Baiquni
| 17 Juli 2020 11:11

Dream - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menerapkan larangan masuk untuk traveler dari zona merah dan hitam penyebaran Covid-19. Ini untuk mencegah peningkatan kasus positif Covid-19 yang berasal dari traveler.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, mengatakan masa tanggap darurat Covid-19 ditetapkan hingga 31 Juli. Sedangkan pembukaan sejumlah destinasi wisata dilakukan masih dalam rangka uji coba sehingga diberlakukan pembatasan ketat.

" Untuk sementara destinasi wisata DIY belum menerima kunjungan wisatawan rombongan atau massal, terutama dari daerah zona merah dan hitam sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," ujar Singgih, dikutip dari Merdeka.com.

 Yogyakarta

Kantor pos besar, destinasi ikonik Kota Jogja (Shutterstock.com)

Singgih mengimbau traveler, biro perjalanan maupun pengelola objek wisata mematuhi kebijakan ini. Dia juga meminta pengunjung dan pengelola tempat wisata untuk tetap patuh pada protokol kesehatan.

" Menegaskan kembali agar destinasi dan industri pariwisata di DIY serta wisatawan patuh menerapkan protokol dan SOP secara konsisten," kata dia.

 Yogyakarta

Titik nol kilometer, spot kegemaran traveler untuk berfoto (Shutterstock.com)

Lebih lanjut, Singgih menyatakan pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan. Kebijakan akan diperbarui sesuai perkembangan situasi.

" Ketegasan dan komitmen semua pihak sebagai upaya mencegah hal-hal negatif yang bisa ditimbulkan, baik dari penularan Covid-19 maupun citra pariwisata DIY," kata dia.

Streaming Detik-detik Momen Cut Meyriska Melahirkan Anak Pertamanya

Jangan Lewatkan