Aksi Kreatif Kelupas Tembok-tembok Tua untuk Palestina

Mereka membuat ukiran-ukiran kecil yang menggambarkan kisah hidup para pengungsi Palestina.

Tembok-tembok di Kamp Al Hussein yang diukir oleh para seniman Pejac.

Dream.co.id
| 25 April 2016 17:19

Dream - Kritik sosial dan keprihatinan tak melulu harus disuarakan lewat aksi demonstrasi atau bahkan kekerasan. Banyak cara bisa ditempuh. Gaya unik justru lebih efektif menyuarakan sekaligus menyampaikan pesan.

Seperti cara yang dilakukan para seniman asal Spanyol yang tergabung dalam komunitas Pejac. Baru-baru ini mereka membuat sebuah karya seni indah yang didedikasikan untuk para pengungsi Palestina.

Dengan ketelatenan dan teknik tinggi mereka 'mengupas' tembok-tembok tua di kamp pengungsi Al Hussein, Amman, Yordania. Kupasan itu membentuk ukiran-ukiran kecil yang menggambarkan kisah hidup para pengungsi Palestina.

" Dengan empat intevensi kecil ini saya mencoba untuk menceritakan kisah minimalis tentang pengungsi Palestina di Al Hussein, Amman Yordania," terang salah seorang seniman seperti dikutip dari boredpanda.com.

" Dengan menghapus area kecil 'kulit' dari dinding rumah, saya ingin membuat lanskap perjalanan kehidupan para penduduk Palestina. Saya ingin menyalurkan kebanggaan para penduduknya melalui dinding," lanjutnya.

Untuk diketahui, Kamp Al Hussein sendiri awalnya berdiri pada tahun 1948 sebagai akibat dari perang Arab-Israel. 

Topik Terkait :

PSBB Jakarta Ditambah Sampai 4 Juni, Anies Baswedan- Bisa Jadi yang Terakhir

Jangan Lewatkan