Citilink Layani Penerbangan Umroh dengan Pesawat A320Neo

Pemakaian Airbus A320Neo diklaim bakal menghemat waktu jelajah penerbangan umroh Citilink sekira 1 jam lebih cepat.

Puri Yuanita
| 8 November 2017 08:19

Dream - Maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier anak usaha Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, secara resmi menerbangkan pesawat Narrow Body Airbus A320Neo perdananya guna melayani penerbangan umroh. Pesawat yang baru saja didatangkan Citilink tahun 2017 ini direncanakan akan mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi, mulai musim umroh tahun 2017/2018 ini.

Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo mengatakan, pemakaian Airbus A320Neo bakal menghemat waktu jelajah penerbangan umroh Citilink sekira 1 jam lebih cepat. Dari waktu jelajah sebelumnya tercatat 13 jam kini bisa diterbangi hanya dengan waktu 12 jam.

" Dengan sekian banyak keunggulan teknologi yang dipunyai oleh pesawat A320Neo, jamaah pun akan merasa lebih nyaman selama penerbangan umroh landing Jeddah dan dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju ke Tanah Suci Mekah," tandasnya.

Di samping pengoperasian pesawat modern narrow body jenis Airbus A320Neo, lanjut Juliandra, penerbangan umroh Citilink juga hanya satu kali transit yakni di Ahmedabad, India untuk keperluan isi bahan bakar dan logistik. Hal ini diklaim sebagai sebuah prestasi, ketimbang sebelumnya yang transit dua kali.

Tak Cuma itu, sambungnya, Citilink pun berencana menambahkan layanan tambahan lainnya, yakni add on makanan dan minuman sejumlah tiga kali selama penerbangan umroh landing Jeddah. " Kami optimistis pemakaian pesawat A320Neo pada penerbangan umroh ini sejalan dengan destinasi jangka panjang perusahaan guna menjadi maskapai berbiaya murah terkemuka di wilayah regional," tuturnya.

Untuk diketahui, anak usaha dari PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) tersebut telah menerbangkan 6.783 jamaah umroh ke Jeddah sepanjang kuartal I/2017. Dari beberapa sumber disebutkan bahwa Citilink Indonesia berencana menerjunkan 35 unit A320Neo dalam kurun periode 10 tahun ke depan untuk mendukung perluasan kinerja dan kemampuan maskapai, baik pada penerbangan dalam negeri maupun internasional.

(Sumber: syakirawisata.com)

Pengakuan Kakak Ipar Sunu Matta Soal Umi Pipik

Jangan Lewatkan