Geliat Wisata Religi di Tengah Bisnis Haji dan Umrah

Besarnya animo traveling masyarakat Indonesia, membuat masa depan bisnis tur dan travel semakin berkembang pesat.

Puri Yuanita
| 7 September 2015 18:14

Dream - Besarnya animo traveling masyarakat Indonesia, membuat masa depan bisnis tur dan travel semakin berkembang pesat. Tidak hanya negara-negara di kawasan Eropa, kini wisata Timur Tengah semakin dilirik para wisatawan Indonesia yang mayoritas Muslim.

Kesempatan ini dimanfaatkan para biro perjalanan ibadah haji dan umrah untuk menawarkan paket tambahan. Berbagai sajian wisata religi dikemas sebagai daya tarik tersendiri bagi mereka yang tengah melakukan ibadah umrah. Seperti salah satunya El Hadad dan El Kasas  (Ele) Tours, agen travel yang melayani perjalanan haji dan umrah.

Ele melihat kesempatan ini sebagai peluang untuk memperkenalkan wisata napak tilas bumi para nabi pada masyarakat Indonesia. Selain itu, mereka juga menjanjikan kemudahan dalam mengurus visa umrah yang terkenal sulit. Sehingga untuk kuota tahun ini sendiri, Ele berhasil mendapatkan kepercayaan untuk memberangkatkan 90 ribu jemaah ke tanah suci.

" Ele bekerjasama dengan Diar al Manasik haji dan umrah Arab Saudi, dan sekaligus dipercaya sebagai provider pembuatan visa umrah," tutur Maria Goretti Limi, pemilik Ele.

Dalam menawarkan paket wisata religi, Ele menambahkan negara Mesir, Palestina dan Yordania dalam daftar kunjungan para wisatawan. " Kita akan mulai masuk lewat Kairo untuk menelusuri sungai Nil dan makam-makam sahabat nabi, dilanjut dengan kunjungan benteng Salahudin," lanjut Limi saat di temui di TTC Travel Mart 2015.

Selain itu, para wisatawan juga akan dimanjakan dengan pemandangan Sphinx dan Piramida dari hotel tempat mereka menginap. " Kami sediakan hotel berbintang lima seperti Le Meredien," imbuhnya pada Senin, 7 September 2015.

Dengan paket harga 2.000-2.500 dollar, para wisatawan akan diajak untuk menjalani umrah selama 8 hari. Sedangkan untuk paket tambahan wisata religi akan ditempuh selama dua hari.

" Total 10 hari kita sudah kembali lagi ke Jakarta, dan semua pengunjung akan merasakan pengalaman spiritual yang tidak didapatkan di tempat lain," tutup Limi di RedTop Hotel, Jakarta.

(Ism, Laporan: Ratih Wulan P.)

Topik Terkait :

Short Movie : Rumah Kos Ibu Mira

Rekomendasi Pilihan

Jangan Lewatkan

Sensasi Salat Beralas Bumi Beratap Langit
DESTINATION 1 September 2015 14:44

Masjid ini dibangun tanpa lantai dan atap. Jadi, setiap jemaah di masjid ini 'dituntut' untuk melakukan salat langsung beralaskan bumi dan beratap langit.