Menengok Makam Sahabat Nabi Salman Al-Farisi

Sejarawan dan wisatawan sekarang mengenal situs ini sebagai Carob Tree Mausoleum.

Puri Yuanita
| 23 Januari 2017 16:57

Dream - Dari sederet nama sahabat Nabi Muhammad SAW yang mulia, satu di antaranya yang patut dijadikan teladan adalah Salman Al-Farisi. Nama Salman Al-Farisi dikenal sebagai imam, pewaris Islam, hakim yang bijaksana, ahlul bayt sekaligus ulama yang berpengetahuan luas. Seluruh julukan tersebut diberikan langsung oleh Rasulullah SAW.

Salman Al-Farisi telah melewati proses pencarian yang panjang sebelum akhirnya berjumpa dengan Islam. Sepanjang menjadi penganut agama Kristiani, Salman Al-Farisi mengembara ke Suriah, Mosul, Nasibin & 'Ammuriyah mengikuti pendeta-pendeta Kristiani yang berada di tempat tersebut.

Pendeta yang terakhir ditemuinya di 'Ammuriyah memberitahunya (selagi ia berumur 12 tahun) bahwa telah datang satu orang nabi akhir zaman di tanah Arab, yang mempunyai kejujuran, yang tak memakan sedekah untuknya sendiri.

Dan dari Suriah, Salman Al-Farisi pergi ke Wadi Al-Qura untuk menemui nabi yang dijanjikan tersebut. Tetapi ketika ia tiba di Wadi Al-Qura (perbatasan antara Suriah dan Madinah), para pedagang itu mengingkari janji dan menjadikan Salman seorang budak, yang dijual pada seorang Yahudi.

Ketika Salman Al-Farisi tiba di Yatsrib (Madinah), ia berjumpa dengan rombongan yang baru hijrah dari Mekah. Salman dibebaskan bersama uang tebusan yang dikumpulkan oleh Rasulullah SAW dan kemudian mendapat bimbingan langsung dari Baginda Rasul.

Salman Al-Farisi wafat pada tahun 33 H/654 Masehi di umur 88 tahun di era pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan. Ia meninggalkan tiga orang anak wanita, satu orang di Isbahan dan dua orang lagi di Mesir.

Kini, ternyata makam sahabat Nabi tersebut masih dapat dijumpai di Yerussalem yang menjadi wilayah otoritas Yordania. Makam Salman Al-Farisi terletak di atas Gunung Zaitun, di dalam sebuah masjid kecil.

Sejarawan dan wisatawan sekarang mengenal situs ini sebagai Carob Tree Mausoleum. Tempat ini awalnya adalah sebuah gua bawah tanah, yang kemudian dibangun pada tahun 1910.

Pada tahun 1926, di area ini dibangun sebuah masjid dan menara. Masjid tersebut kemudian diperluas pada tahun 1991 hingga menjadi masjid yang ada seperti sekarang.

Nah, sahabat Dream Travel yang berkesempatan mengunjungi negara Yordania, sempatkan diri untuk berziarah ke makam sahabat Nabi Muhammad SAW, Salman Al-Farisi ya.

Cerita lainnya tentang situs Islam bersejarah lainnya bisa dilihat  di sini.   

 

Topik Terkait :

Umroh Bareng Pasangan, Foto Sweet Selebritis Saat di Mekkah

Jangan Lewatkan