Siap-Siap, Biaya dan Harga Paket Umroh Bakal Naik!

Pajak progresif memang dihapus raja Saudi namun ada ketentuan baru yang membuat penyelenggara umroh diimbau menyesuaikan biaya.

Ahmad Baiquni
| 11 September 2019 14:10

Dream - Umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah umroh sebaiknya menyiapkan uang lebih. Agen travel umrah kemungkinan bakal menaikkan biaya umrah setelah pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru. 

Seperti diketahui Raja Arab Saudi memutuskan menghapus ketentuan biaya visa progresif umroh dan haji sebesar 2.000 riyal, setara dengan Rp7,6 juta. Sebagai gantinya, Saudi menerbitkan aturan baru mengenai pemberlakuan biaya viasa umroh dalam bentuk Goverment Fee sebesar 300 riyal atau Rp1,1 juta.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (DPP Amphuri), Joko Asmoro, menyambut positif kebijakan tersebut. Joko menilai kebijakan yang didasari dekrit Raja tersebut menunjukkan komitmen Saudi memfasilitasi umat Islam dari seluruh dunia untuk melaksanakan umroh.

Namun demikian, tambahan biaya visa sebesar 300 riyal itu dibebankan di luar tarif visa dan berlaku untuk semua jemaah umroh, baik yang lebih dari sekali maupun belum pernah ke Tanah Suci.

" Benar, bahwa kondisi di sistem visa progresif sudah tidak ada. Artinya, aturan terbaru dari Pemerintah Saudi adalah penghapusan visa progresif 2.0000 riyal, namun saat ini adanya tambahan visa cost 300 riyal," ujar Joko, dikutip dari amphuri.org.

Biaya tersebut dialokasikan untuk pembuatan e-Visa. Joko mengatakan besaran biaya tersebut belum termasuk Booking Reference Number (BRN) hotel, Naqaba Cost (biaya bus), Handling Fee Agent Saudi untuk pelayanan jemaah.

Ditambah lagi, biaya 300 riyal itu belum juga termasuk ongkos pembuatan visa oleh provider.

Menghadapi perubahan ketentuan baru tersebut, Amphuri telah mengambil keputusan dengan mengimbau agen penyelenggara umroh untuk menaikkan biaya umroh yang dibebankan kepada jemaah.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran DPP Amphuri bernomor UMR/STD/018 ditujukan kepada seluruh biro perjalanan di bawah naungan Amphuri.

" Dengan adanya kenaikan biaya aplikasi proses visa yang mulai diberlakukan tanggal 9 September 2019 pada sistem e-visa umrah, diharapkan kepada seluruh anggota AMPHURI agar dapat menyesuaikan dan mengoreksi biaya dan harga paket perjalanan umrahnya," tulis AMPHURI dalam surat edaran yang dikeluarkan pada 10 September 2019 itu.

Selanjutnya :

Ini Rincian Biaya Baru Umroh

Topik Terkait :

Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik

Jangan Lewatkan