Ternyata Ada Mitos Sesat di Tugu Jabal Rahmah

Jabal Rahmah sendiri adalah sebuah monumen yang mengingatkan ketika Nabi Adam dan Hawa bertemu setelah 200-300 tahun terpisah.

Puri Yuanita
| 9 Agustus 2017 08:19

Dream - Meskipun terletak di Padang Arafah yang merupakan tempat wukuf jamaah haji, ternyata ada mitos sesat Jabal Rahmah yang seringkali dipercaya oleh sebagian kalangan. Terutama mereka yang sedang beribadah haji atau melakukan kegiatan ziarah dan city tour umroh.

Jabal Rahmah sendiri adalah sebuah monumen yang mengingatkan ketika Nabi Adam dan Hawa bertemu setelah 200-300 tahun terpisah.

Saat itu Nabi Adam yang merindukan Hawa mendapatkan wahyu Allah yang memerintahkan Nabi Adam untuk melaksanakan ibadah haji ke Mekah. Banyak ulama yang mengatakan jika Nabi Adam diturunkan di India dan hawa di Jeddah.

Awal pertemuan Nabi Adam dan Hawa adalah di Muzdalifah, kemudian saling mengenali di Padang Arafah dan atas izin Allah mereka dapat berkumpul di Jabal Rahmah. Namun penerimaan masyarakat luas sangatlah menyimpang, karena tugu Jabal Rahmah yang dibangun untuk menandai tempat mereka bertemu sekarang justru menjadi tempat pemujaan, semacam " berhala" di masa kini.

Dikatakan sesat karena tugu Jabal Rahmah atau tugu kasih sayang yang terbuat dari beton berbentuk persegi panjang dengan lebar 1,8 meter dan tinggi 8 meter, oleh masyarakat dipercaya sebagai tempat sakral.

Dari pemerintah Arab Saudi menjelaskan jika mengunjungi tempat tersebut bukanlah sunnah apalagi wajib, tetapi banyak yang berdoa dan menengadahkan tangan di sekitar tugu saat wukuf. Pada saat tanggal 9 Zulhijah, banyak warga negara Indonesia yang memadati tempat tersebut.

Meskipun sudah dilarang oleh pemerintah Arab Saudi namun tetap saja ada orang yang berpendapat jika pendakian ke Jabal Rahmah adalah wajib.

Ulasan selengkapnya baca di sini.   

Topik Terkait :

Ketika Ario Bayu Nggak Ganteng Lagi

Jangan Lewatkan